Tak lolos , Empat Bakal Calon Kades Gugat Panitia

EMPAT LAWANG – Tahapan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak di 147 desa di Kabupaten Empat Lawang Provinsi Sumatra Selatan, menuai protes

Hal tersebut dikarenakan elemen masyarakat yang terdiri dari tokoh masyarakat toko pemuda desa rantau tenang Kecamatan Tebing Tinggi Kabupaten Empat Lawang menggugat keputusan mekanisme hasil penyaringan calon kepala desa setempat, gugatan ini dilakukan sebagai bentuk perlawanan masyarakat terhadap panitia pilkades yang diduga mendiskriminalisasi empat dari 10 calon kepala desa rantau tenang yang bisa dipandang masyarakat mencium aroma kecurangan dari proses tes pemberkasan

Pasalnya empat dari sepuluh bakal calon kepala desa juga ikut mengawal dan mendatangi Kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Empat Lawang untuk menggugat panita Pilkades yang dianggap melanggar hukum, (10/05/2022)

Keempat Bakal calon kades (Cakades) tersebut ialah Effendi Warga Desa rantau tenang Fairus Warga desa rantau tenang Hamdani dan Hendra Juliansyah yang tak lain merupakan Warga desa rantau tenang Kecamatan Tebing Tinggi Kabupaten Empat Lawang semua

Sementara itu salah satu calon kades rantau tenang Hendra Juliansyah saat di konfirmasi mengatakan bahwa persyaratan mereka sudah bisa dikatakan lengkap tetapi lolos seleksi pemberkasan

“Kami menggugat panitia pilkades karena dinilai tidak transparan dan tidak netral padahal semua persyaratan dari kami sudah bisa dikatakan lengkap, namun panitia pilkades diduga sewenang wenang sehingga penyebab kami tidak lolos dan kami akan membawa masalah ini keranah hukum karena pemalsuan data dan apabila tidak dipenuhi kami akan menutut sampai ke polda “Kata hendra saat dikonfirmasi

Lanjutnya, ada beberapa kejanggalan dari hasil tersebut hendra mengatakan ada 10 calon yang mendaftarkan, tetapi yang resmi lolos hanya 5 orang sementara itu 5 calon lain gugur saat tes pemberkasan dari sini masyarakat mencium kecurangan pasalnya ada salah satu calon diduga tidak melampirkan ijazah terakhir proses semacam ini tidak dibolehkan sebab calon kades harus melampirkan ijazah asli yang ada, saya ini S2 tetapi kenapa tidak lulus itupun poin saya sudah 5 karena saya S2 . (Dik)

Share

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *