
Reporter : Destian Dwi Rahayu Editor : Mega
EMPAT LAWANG – Bulan puasa merupakan bulan yang suci bagi umat muslim di seluruh dunia selain berpuasa umat muslim juga melakukan aktivitas keagamaan lainnya seperti tarawih, tadarus, dan ibadah lainnya.
Namun tidak sedikit di antara kita yang masih mempertahankan tradisi membakar petasan di bulan puasa.
Membakar petasan di bulan puasa bukanlah tradisi yang berasal dari agama Islam bahkan tradisi ini lebih banyak berkaitan dengan kebiasaan budaya yang dilakukan oleh sebagian masyarakat Indonesia.
Meski begitu aktivitas ini dapat menimbulkan bahaya dan merugikan diri sendiri dan orang lain.
Bahaya petasan merugikan kesehatan membakar petasan terutama bagi orang yang memiliki gangguan pendengaran atau sensitif terhadap suara bising.
Selain itu asap dan debu yang dihasilkan dari petasan juga dapat merugikan kesehatan terutama bagi orang yang memiliki penyakit paru-paru dan berbahaya juga untuk lansia yang punya penyakit jantung.
Oleh karena itu diharapkan masyarakat untuk tidak lagi mempertahankan tradisi membakar petasan di bulan puasa kita harus lebih memprioritaskan keamanan diri, kesehatan diri sendiri, dan orang lain. sebagai gantinya kita dapat memperkaya kegiatan di bulan puasa dengan berbagai aktivitas keagamaan dan sosial yang lebih positif dan bermanfaat bagi sesama.

























Tinggalkan Balasan