BPBD Empat Lawang Terlibat Aktif, Korban Hilang di Sungai Musi Ditemukan Setelah Tiga Hari Pencarian

 

EMPAT LAWANG — Upaya pencarian terhadap seorang warga yang dilaporkan hilang di aliran Sungai Musi akhirnya membuahkan hasil. Anjasmi Andesta (32), pencari ikan asal Desa Batu Lintang, Kecamatan Ulu Musi, Kabupaten Empat Lawang, ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada hari ketiga operasi pencarian.

 

Korban ditemukan pada Jumat pagi, 11 Februari 2026, sekitar pukul 06.50 WIB oleh warga yang tengah beraktivitas di sekitar aliran sungai. Saat ditemukan, jasad korban mengapung di tepian sungai, sekitar 4,6 kilometer dari titik awal kejadian, tepatnya di wilayah Desa Pulang Kemang.

 

Kepala Seksi Operasi Kantor SAR Palembang, Mancarah Wanto, mengatakan proses pencarian dilakukan secara intensif oleh tim gabungan dengan menyisir sepanjang aliran Sungai Musi. Operasi pencarian melibatkan unsur SAR, BPBD, aparat pemerintah, serta masyarakat setempat.

 

Tim SAR Gabungan dibagi menjadi dua kelompok. Tim pertama melakukan penyisiran menggunakan perahu karet dan perahu milik warga, sementara tim kedua melakukan pencarian melalui jalur darat sekaligus menyebarkan informasi kepada masyarakat di sepanjang pesisir sungai guna memperluas area pencarian.

 

“Dengan telah ditemukannya korban, operasi SAR secara resmi dinyatakan selesai dan seluruh unsur yang terlibat dikembalikan ke satuan masing-masing,” ujar Mancarah.

 

Sementara itu, Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Empat Lawang, Fero Ananta, menyampaikan bahwa keterlibatan BPBD dalam operasi ini merupakan bentuk respons cepat pemerintah daerah dalam penanganan kondisi darurat.

 

“Sejak laporan diterima, BPBD langsung berkoordinasi dengan tim SAR dan unsur terkait untuk mempercepat proses pencarian. Sinergi antara petugas dan masyarakat menjadi kunci hingga korban akhirnya berhasil ditemukan. Kami juga mengimbau masyarakat agar selalu berhati-hati saat beraktivitas di sungai, terutama saat arus sedang deras,” kata Fero.

 

Setelah proses evakuasi, jenazah korban kemudian diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan. Peristiwa ini kembali menjadi pengingat bagi masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan saat beraktivitas di kawasan perairan Sungai Musi, terutama pada musim cuaca ekstrem.

Share

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *