
Empat Lawang — Hujan dengan intensitas tinggi disertai angin kencang yang melanda wilayah Kecamatan Tebing Tinggi, Kabupaten Empat Lawang, memicu peristiwa longsor di kawasan Jayaloka pada Senin dini hari, (17/02/2026). Kejadian yang berlangsung sekitar pukul 03.30 WIB itu mengakibatkan dua rumah warga terdampak material longsoran.
Informasi kejadian baru diterima tim Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Empat Lawang pada Kamis siang sekitar pukul 12.00 WIB. Mendapat laporan tersebut, bidang Kedaruratan dan Logistik bersama Tim Reaksi Cepat (TRC) langsung bergerak menuju lokasi guna melakukan penanganan awal sekaligus menyalurkan bantuan kepada warga terdampak.
Sebanyak enam personel diterjunkan ke lapangan untuk melakukan asesmen kondisi serta memastikan keselamatan masyarakat di sekitar lokasi. Longsor diduga terjadi akibat curah hujan tinggi sejak dini hari yang membuat struktur tanah menjadi labil hingga akhirnya ambles dan menimpa area permukiman.
Kepala Bidang Kedaruratan BPBD Empat Lawang, Fero Ananta, menjelaskan bahwa pihaknya segera mengambil langkah cepat setelah menerima laporan warga. “Setelah mendapat informasi, tim langsung turun ke lokasi untuk melakukan pengecekan, pendataan kerusakan, serta memberikan bantuan darurat kepada korban terdampak,” ujarnya.
BPBD mengimbau masyarakat, khususnya yang tinggal di daerah perbukitan dan lereng, agar meningkatkan kewaspadaan mengingat cuaca ekstrem masih berpotensi terjadi. Pemerintah daerah juga terus memantau perkembangan situasi guna mengantisipasi kemungkinan longsor susulan.























Tinggalkan Balasan