
Reporter/Editor: Red
Empat Lawang – Seorang warga Kecamatan Tebing Tinggi, Kabupaten Empat Lawang, mengeluhkan kerusakan sepeda motornya yang diduga akibat kualitas bahan bakar minyak (BBM) yang tidak layak. Peristiwa ini terjadi pada Kamis (19/3).
Warga bernama Rizki mengatakan, kerusakan bermula setelah dirinya mengisi BBM di salah satu pengecer di wilayah tersebut. Ia menduga BBM yang dijual masih dalam kondisi mentah, oplosan, atau bahkan palsu.
“Setelah isi BBM, motor saya bermasalah. Injektor rusak. Diduga minyaknya tidak bagus, seperti minyak mentah atau oplosan,” ujar Rizki saat ditemui.
Akibat kejadian itu, Rizki harus mengeluarkan biaya tambahan untuk memperbaiki sepeda motornya. Ia pun meminta aparat penegak hukum, khususnya Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Empat Lawang melalui Unit Pidana Khusus (Pidsus), segera turun tangan.
“Di Tebing Tinggi diduga masih banyak yang jual minyak mentah atau palsu, sering disebut minyak sekayu. Kami minta pihak berwenang segera bertindak agar tidak merugikan masyarakat,” katanya.
Dugaan peredaran BBM ilegal ini, menurut Rizki, tidak hanya terjadi di Kecamatan Tebing Tinggi, tetapi juga hampir merata di sejumlah kecamatan lain di Kabupaten Empat Lawang.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian terkait laporan masyarakat tersebut. Namun, warga berharap ada pengawasan ketat dan penindakan tegas guna mencegah kerugian lebih lanjut.
Kasus ini menambah daftar keluhan masyarakat terkait dugaan peredaran BBM tidak sesuai standar yang berpotensi merusak kendaraan serta membahayakan konsumen.
























Tinggalkan Balasan