Reporter I Editor : Nanda
EMPAT LAWANG – Viral sebuah vidio yang menunjukkan seorang ibu-ibu yang geram karena adanya pembangunan jalan yang melintasi tanah miliknya pribadi.
Dalam vidio tersebut tampak seorang ibu-ibu yang merupakan warga Desa Muara Karang Kecamatan Pendopo Kabupaten Empat Lawang yang bernama ibu Wati.
Pada vidio itu ibu Wati mengatakan, bukan hak ramo, ini hak milik.
“Nah dengan, tanpa izin. Ini ni hak milik bukan hak ramo jemonyo ni Ado, aku nedo senang di benah lok ini ni, jemonyo di umah pamet Adak ini. Men hak ramo boleh, ini ni bukan hak ramo tapi hak milik,” Ujarnya.
“Nah tanpa izin, ini hak milik bukan hak bersama, orangnya ada, aku ga senang di bikin seperti ini. Kalo hak bersama boleh, nah ini bukan hak bersama tapi hak milik,” Jelasnya.
Adanya vidio tersebut tim seputarempatlawang.com mencoba mencari tahu tempat dan segera menemui Bu Wati.
Pada saat di konfirmasi oleh tim seputarempatlawang.com Wati mengatakan, itu memang jalan lama akan tetapi dia bangun jalan itu tidak izin kepada tuan tanah.
“Ini memang jalan lamo, die tu bangon jalan tu nedo pamit dengan kami, nah kadesnyo ku tegor ngapo kamu bangun tu nedo pamet dengan aku, Ujo kades tu jalan lamo nian itu Sangkan kami bangon. Aku nedo senang harus o pamet kudai dengan yang berhak, kato istri kades itu Rena tutosi, nah itulah mangko aku tutosi,” Ucapnya.
“Ini memang jalan lama, dia itu bangun jalan tidak pamitan dengan kami, nah Kepala Desa (Kades) pas saya tegur kenapa kamu bangun jalan tidak pamit dengan aku, kata Kades itu jalan sudah lama, itulah kenapa dia bangun jalan di sana. Aku tidak senang seharusnya izin atau pamit dulu dengan yang berhak, kata istri Kades itu Rena tutusi, nah itulah kenapa saya tutusi bangunan jalan tersebut,” Jelasnya.
Ketika ditanya rekan media soal terkait etikad baik dari Kades Ibu Wati mengatakan, ia sudah menunggu sampai 8 hari akan tetapi dia tidak datang.
“Memang lah aku tunggukan sampai 8 hari Dio masih nedo datang dengan aku,” ucapnya.






























Tinggalkan Balasan