
Reporter/Editor: Tommy/krdo
EMPAT LAWANG – Bantuan Pangan Tahun 2025 di Kabupaten Empat Lawang resmi disalurkan pada Sabtu (29/11).
Diketahui sebanyak 12.324 kepala keluarga (KK) penerima manfaat dijadwalkan menerima bantuan berupa beras 10 kilogram dan Minyak Kita 1 liter per bulan untuk jangka waktu dua bulan penyaluran.
Pada tahap awal, empat desa menjadi yang pertama menyalurkan bantuan, yaitu Desa Pancur Mas, Mekar Jaya, Ujung Alih, dan Air Gading.
Untuk desa dan kelurahan lainnya, pendistribusian akan berlangsung secara bertahap dalam waktu dekat.
Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Empat Lawang, Noperman Subhi, menegaskan bahwa penyaluran tahun ini harus berjalan lebih baik, lebih transparan, dan bebas dari praktik pungutan pembohong.
“Bantuan harus sampai pada penerima sesuai data. Tidak ada lagi nama pungli dengan alasan apa pun.
Pihak ketiga harus aktif turun ke lapangan—bukan hanya memberi perintah dan menerima laporan.
Jangan semua pekerjaan dibebankan kepada mereka yang bukan tugas utamanya,” tegas Noperman Subhi.
Penekanan Pada Transparansi dan Pembenahan Pola Distribusi
Dalam arahannya, Noperman meminta agar tidak ada pihak yang memanfaatkan penyaluran bantuan untuk kepentingan pribadi.
Jika terdapat penerima manfaat yang meninggal dunia, pindah alamat, atau dinilai sudah mampu, maka hak penerimaan wajib diteruskan ke daftar cadangan penerima dengan koordinasi kepala desa atau lurah.
Ia juga menyoroti pola kerja pihak ketiga yang dinilai tidak efektif karena sebagian besar beban justru ditanggung oleh koordinator kecamatan (korcam) dan koordinator desa (kordes).
Pihak ketiga harus turun langsung. Jangan sampai pengaturan penyaluran dilakukan larut malam. Perhatikan juga keamanan, kebersihan, dan pengaturan gudang bantuan,” ujarnya.
Persiapan Teknis: 24.648 Stiker dan Titik Distribusi di Korcam & Kordes
Sebelum penyaluran dimulai, Dinas Ketahanan Pangan bersama pemerintah kecamatan telah menyiapkan 24.648 stiker untuk ditempelkan pada bantuan minyak, disesuaikan dengan total penerimaan yaitu 12.324 KK × 2 bulan.
Untuk pusat lokasi distribusi, titik pembagian masih dikorcam dan kordes seperti tahun sebelumnya, namun dengan pengawasan yang akan diperketat.
Aduan dan Koordinasi Dibuka untuk Publik
Masyarakat yang menemukan kesalahan data, kekurangan kuota, atau kendala penyaluran dapat melakukan pelaporan melalui jalur resmi:
Dinas Ketahanan Pangan Empat Lawang
Korcam dan Kordes di masing-masing wilayah
Pesta ketiga (khusus untuk keluhan logistik atau pengantaran)
Pemerintah berharap mekanisme pelayaran terbuka ini dapat memastikan penyaluran Bantuan Pangan 2025 berjalan lancar, tepat sasaran, dan tanpa hambatan.




























Tinggalkan Balasan