Hujan Berpotensi Guyur Empat Lawang, BPBD Ingatkan Warga Waspadai Karhutla

Reporter/Editor: Red

EMPAT LAWANG – Hujan berpotensi mengguyur sejumlah wilayah Kabupaten Empat Lawang dalam 24 jam ke depan. Meski kondisi tersebut dapat membantu mengurangi kekeringan, masyarakat tetap diminta waspada terhadap potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

 

Berdasarkan prakiraan BMKG Stasiun Kelas II Sultan Mahmud Badaruddin II Palembang, cuaca di Kabupaten Empat Lawang pada Kamis (27/8/2026) hingga Jumat (28/8/2026) pukul 07.00 WIB berpotensi berubah-ubah.

 

Pada Kamis pagi sekitar pukul 07.00 WIB, wilayah Empat Lawang diprakirakan mengalami hujan ringan. Cuaca kemudian diperkirakan cerah berawan pada pukul 10.00 WIB, sebelum kembali berpotensi hujan sekitar pukul 13.00 WIB.

 

Potensi hujan masih berlanjut pada sore hingga malam hari, yakni sekitar pukul 16.00 WIB, 19.00 WIB dan 22.00 WIB. Memasuki dini hari hingga Jumat pagi, kondisi cuaca diprakirakan berangsur cerah berawan.

 

BMKG juga memperkirakan suhu udara berada pada kisaran 16 hingga 33 derajat Celsius, dengan kelembapan 45 hingga 100 persen. Kecepatan angin diperkirakan mencapai sekitar 15 kilometer per jam.

 

Kondisi ini menjadi perhatian karena sejumlah wilayah Sumatera Selatan tengah menghadapi peningkatan kewaspadaan terhadap karhutla dan munculnya asap.

 

Sebelumnya, hasil pemantauan kualitas udara di Kota Palembang pada Rabu (26/8/2026) mencatat konsentrasi PM2.5 mencapai 128,88 µgram/m³. Angka tersebut sekitar 2,34 kali lebih tinggi dibandingkan Nilai Ambang Batas (NAB) PM2.5 sebesar 55 µgram/m³ untuk periode 24 jam berdasarkan Baku Mutu Udara Ambien Nasional dalam PP Nomor 22 Tahun 2021. Saat pengukuran, kondisi udara juga tercatat berupa asap.

 

Namun, kondisi udara di Palembang tersebut tidak serta-merta menggambarkan keadaan di Empat Lawang.

 

Kepala BPBD Kabupaten Empat Lawang, Zulfitri, SE., MM., memastikan kondisi udara di wilayahnya masih dalam kategori aman.

 

“Untuk Kabupaten Empat Lawang masih aman dan dinilai masih baik,” ujar Zulfitri.

 

Meski begitu, BPBD mengingatkan masyarakat agar tidak menganggap remeh potensi munculnya titik api, khususnya di tengah kondisi cuaca yang dapat berubah sewaktu-waktu.

 

Warga Diminta Tak Membakar Lahan

 

Zulfitri meminta masyarakat tidak membuka atau membersihkan lahan dengan cara dibakar. Warga juga diingatkan tidak membuang puntung rokok sembarangan, terutama di area perkebunan, semak belukar, rumput kering maupun lahan yang mudah terbakar.

 

Menurutnya, sumber api sekecil apa pun dapat memicu kebakaran apabila mengenai material yang mudah terbakar dan didukung kondisi lingkungan yang kering.

 

“Jangan membuka lahan dengan cara membakar dan jangan membuang puntung rokok sembarangan,” tegasnya.

 

Potensi hujan pada sejumlah waktu di Kabupaten Empat Lawang diharapkan dapat membantu meningkatkan kelembapan lahan sekaligus menekan risiko meluasnya kebakaran maupun asap.

 

Namun, masyarakat tetap diminta memantau perkembangan cuaca dan segera melaporkan kepada petugas apabila menemukan titik api atau kebakaran lahan.

 

Dengan kondisi udara yang masih tergolong aman serta adanya potensi hujan, BPBD berharap masyarakat tetap menjaga lingkungan dan bersama-sama mencegah munculnya karhutla di Kabupaten Empat Lawang.

Share

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *