
Reporter | Editor : Tommy
PAGARALAM – Kopi spesialti unggulan asal lereng Gunung Dempo, Kota Pagar Alam, Sumatera Selatan, kembali mengharumkan nama daerah dan Indonesia di panggung internasional. Kopi Raden Kuning berhasil mencatatkan prestasi membanggakan dengan terpilih sebagai satu-satunya komoditas kopi Indonesia yang tampil dalam ajang bergengsi Gastronomic Forum Barcelona 2026 di Spanyol.
Untuk membawa produk unggulan tersebut ke pasar Eropa, dua delegasi asal Kota Pagar Alam, Muhammad Azahri dan Eko Firnando, resmi bertolak menuju Barcelona pada Senin (2/11/2026). Keduanya mengemban misi memperkenalkan kualitas Kopi Raden Kuning sekaligus membuka peluang pasar dan kerja sama perdagangan di tingkat internasional.
Keikutsertaan ini menjadi momentum penting bagi kopi Pagar Alam untuk menunjukkan bahwa produk lokal memiliki kualitas dan daya saing yang mampu bersaing dengan komoditas unggulan dari berbagai negara.
Lolos Kurasi Ketat Kementerian Perdagangan
Terpilihnya Kopi Raden Kuning sebagai satu-satunya wakil komoditas kopi Indonesia tidak diraih dengan mudah. Produk ini harus melalui proses kurasi yang diselenggarakan Kementerian Perdagangan Republik Indonesia.
Keunggulan karakteristik biji kopi berwarna kuning keemasan serta profil cita rasa yang khas menjadi salah satu daya tarik Kopi Raden Kuning hingga berhasil terpilih mewakili Indonesia dalam forum gastronomi internasional tersebut.
Prestasi ini sekaligus menjadi bukti potensi besar kopi asal lereng Gunung Dempo untuk menembus pasar global, khususnya pasar Eropa yang dikenal memiliki standar kualitas dan preferensi produk yang kompetitif.
Pemkot Pagar Alam Tetap Berikan Dukungan di Tengah Efisiensi Anggaran
Di tengah kebijakan efisiensi anggaran daerah, Pemerintah Kota Pagar Alam tetap memberikan perhatian terhadap promosi produk unggulan daerah. Dukungan tersebut dinilai penting sebagai upaya membuka akses pasar internasional sekaligus meningkatkan nilai ekonomi komoditas kopi yang menjadi salah satu kebanggaan masyarakat Pagar Alam.
Wali Kota Pagar Alam, H. Ludi Oliansyah, saat melepas keberangkatan kedua delegasi menyampaikan pesan penuh semangat dan harapan agar mereka dapat menjalankan misi dengan maksimal.
“Azahri, Eko, kalian bukan hanya membawa kopi, tetapi juga membawa nama Pagar Alam dan harapan seluruh masyarakat di lereng Dempo. Tunjukkan kepada dunia bahwa dari kota kecil kita lahir produk berkualitas yang tidak kalah hebat dari daerah maupun negara lain,” pesannya.
Ludi juga menegaskan bahwa keterbatasan anggaran bukan alasan untuk berhenti berprestasi dan memperkenalkan potensi daerah ke tingkat dunia.
“Ketika fasilitas terbatas, jendela kreativitas dan tekad juang kita justru harus terbuka lebar. Biarkan daerah lain menampilkan kemewahan materi. Kita tunjukkan kepada dunia bahwa juara sejati lahir dari kualitas, kerja keras, dan tetesan keringat, bukan semata-mata dari besarnya rupiah,” ungkapnya.
Ia berharap keikutsertaan Kopi Raden Kuning dalam forum internasional tersebut dapat menghasilkan peluang kerja sama yang membawa manfaat nyata bagi daerah, terutama para petani kopi.
Bidik Kontrak Dagang dan Pasar Eropa
Sebelum keberangkatan, Muhammad Azahri menyampaikan bahwa kepercayaan dari Kementerian Perdagangan RI serta dukungan Pemerintah Kota Pagar Alam menjadi motivasi besar bagi mereka dalam menjalankan misi promosi di Barcelona.
Menurutnya, terpilihnya Kopi Raden Kuning sebagai satu-satunya wakil komoditas kopi Indonesia merupakan tanggung jawab sekaligus kesempatan besar untuk memperkenalkan potensi kopi Pagar Alam kepada pasar internasional.
“Sebagai satu-satunya wakil komoditas kopi Indonesia di forum ini, tanggung jawab yang kami emban tentu besar. Namun, optimisme kami juga jauh lebih besar. Kami berterima kasih atas kepercayaan Kementerian Perdagangan RI dan dukungan nyata Bapak Wali Kota Ludi Oliansyah yang tetap memperjuangkan promosi produk unggulan daerah di tengah efisiensi anggaran,” ujar Azahri.
Ia optimistis Kopi Raden Kuning memiliki modal kuat dari sisi kualitas fisik maupun karakter rasa untuk bersaing di pasar global.
Sementara itu, Eko Firnando menegaskan bahwa keikutsertaan mereka dalam Gastronomic Forum Barcelona 2026 tidak sekadar untuk memamerkan produk, tetapi juga membawa target bisnis yang konkret.
“Target kami jelas dan terukur. Keikutsertaan sebagai delegasi tunggal kopi Indonesia di Barcelona harus mampu membuka peluang kontrak dagang nyata. Kami tidak hanya ingin memajang produk, tetapi juga melakukan business matching secara langsung dengan distributor, importir, dan jaringan ritel di Eropa,” tegas Eko.
Ia berharap pertemuan dengan calon mitra dagang internasional dapat menghasilkan kerja sama berkelanjutan sehingga manfaat ekonominya bisa dirasakan langsung oleh para petani kopi di Kota Pagar Alam.
Momentum Kopi Pagar Alam Menembus Pasar Global
Keikutsertaan Kopi Raden Kuning dalam Gastronomic Forum Barcelona 2026 menjadi momentum penting bagi pengembangan komoditas kopi Pagar Alam. Sinergi antara pemerintah daerah, pelaku usaha, delegasi, dan petani diharapkan mampu memperkuat posisi kopi lokal dalam persaingan pasar internasional.
Lebih dari sekadar membawa nama daerah, langkah ini diharapkan menjadi pintu masuk bagi terbukanya jaringan perdagangan baru, peningkatan nilai jual produk, serta kesejahteraan petani kopi.
Dari lereng Gunung Dempo menuju Barcelona, Kopi Raden Kuning membawa harapan besar bahwa produk unggulan daerah mampu berbicara di panggung dunia dan menjadi kebanggaan Indonesia.















Tinggalkan Balasan