PMI Belum Berfungsi di Empat Lawang

EMPAT LAWANG – Palang Merah Indonesia (PMI) di Kabupaten Empat Lawang saat ini tidak berjalan. Padahal setiap tahun mendapatkan Dana Hibah.

Bahkan pada tahun 2019 ini PMI di Empat Lawang masih mendapatkan Dana Hibah sebesar Rp.250 juta, tapi nyatanya PMI tidak berjalan.

“PMI setiap tahun dapat Dana Hibah, tahun ini pun masih dapat Dana Hibah 250 juta, saya lihat dianggaran. Tapi PMI tidak jalan, nah ini sudah saya rubah,” ungkap Bupati Empat Lawang H Joncik Muhammad kepada wartawan kemarin.

Dirinya lanjut Joncik, akan segera merombak itu, karena PMI ini belum berfungsi di Empat Lawang. Dan dirinya akan selesaikan ini semua. Dan dirinya juga sudah mempelajari permasalahan tersebut.

“Saya sudah Identifikasi ketika ada yang butuh darah kita tidak punya PMI, nah saya akan rubah dan bulan depan Insyaallah, saya akan minta dikelolah secara provesional,” ujarnya.

Sangking konsennya masalah kesehatan, dijelaskan Joncik, dirinya akan setiap hari melakuan monitor masalah kesehatan tersebut. Karena itu merupakan kewajiban Kepala Daerah.

“Itu kewajiban dasar bagi Pemerintah Daerah dari kewajiban konfuren di undang-undang itu,” jelasnya.

Karena sambung joncik, masalah kesehatan dan pendidikan itu merupakan hal yang wajib, dan bahkan diatur dalam Undang-undang, kalau APBD itu 10 persennya diperuntuhkan untuk kesehatan dan 20 persen untuk pendidikan.

“Sampai diatur oleh Negara, buat undang- undang khusus untuk itu, karena itu kewajiban Pemerintah Pusat diberikan Kepada daerah dan ini harus dilaksankan. Itu yang menjadi fokus saya, maka saya paling konsen masalah kesehatan ini,” tungkasnya (Tri).

Share

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *