Jembatan Ponton Ambruk, Warga Paiker Nyaris Terisolir

EMPAT LAWANG – Meluapnya sungai musi, membuat jembatan ponton yang merupakan penghubung Kecamatan Ulu Musi dan Kecamatan Pasemah Air Keruh (Paiker) putus.

Bahkan putusnya jembatan Ponton tersebut, nyaris membuat masyarakat Kecamtan Paiker terisolir. Dan juga membuat perputaran Ekonomi terganggu.

Informasih yang didapat, jembatan Ponton yang dibangun sejak Empat Lawang masih bergabung dengan Kabupaten Lahat tersebut, roboh sekitar pukul Jam 08 Pagi.

Selain merobohkan jembatan, luapan sungai musi ini, juga menghanyutkan Dua (2) buah rumah warga Desa Padang Tepong, Kecaatan Ulu, yang berada didekat jembatan Ponton tersebut.

Asni, salah seorang warga Desa Padang Teping, Kecamatan Ulu Musi mengatakan, waktu itu dirinya sedang mengantar anaknya untuk menghadiri perpisahan sekolah.

“Itu sekitar jam Setengah Enam itu air cukup besar, sekitat jam Tujuh tambah besar. Nah sekitar jam 8 airnya makin besar dan banyak kayu-kayu besar, dan tiang jembatan itu tidakk bisa menahan beban dorongan air dan gelondongan kayu dan akhirnya jembatan itu roboh,” kata Asni pada saat dibincangi wartawan, Sabtu (27/4).

Dirinya berharap kepada pemerintah agar jembatan Ponton tersebut segera diperbaiki, sebab kebayak waraha Desa Pang Tepong berkebun disebearang sungai sana.

“Harapan saya segera diperbaiki, karena kami bertani lewat jembatan ini, dan anak kani sekolah juga diseberang sana. Dan sepengetahuan saya tidak ada lagi jalan lain selain lewat jembatan ponton ini,” (Tri).

Share

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *