Empat Lawang – Badan pusat statistik (BPS) menggelar sensus penduduk secara online dalam rangkaian kegiataan pendataan jumlah penduduk indonesia . Pelaksanaan sensus online ini dimulai pada tanggal 15 febuarai sampai 31 maret 2020.
Badan Pusat Statistik (BPS) mentargetkan sensus penduduk secara mandiri (online) diangka 20 persen, padahal dari BPS Provinsi sendiri mentargetkan sekitar 40 persen.
Angka target tersebut mengalami perbedaan dengan Provinsi dikarenakan banyak kendala yang harus di hadapi oleh masyarakat di Kabupaten Empat Lawang. Hal ini disampaikan Kepala BPS Empat Lawang Muhammad Dedy kepada wartawan, Rabu (20/2).
“Memang kita beda dengan provinsi dari target itu karena jaringan atau sinyal internet di Empat Lawang yang dikatagorikan belum stabil,” kata Dedy.
Sebab lanjut dedy, Untuk sensus mandiri ini diperlukan jaringan internet yang stabil tidak bisa macet-macet, sedangkan di wilayah Empat Lawang jaringan internet tidak bisa dipastikan stabil dan lancar .
“Apabila masyarakat sedang melakukan registrasi secara online, namun pada saat melakukan registrasi internet tidak stabil jadi harus, kembali dari awal pendaftaran,” jelasnya.
Bahkan bukan hanya di lingkungan Pemerintah saja dikatakan Dedy, disekolah pun juga datang untuk melakukan sosialisasi memberikan penjelasan kepada para guru dan siswa tentang sensus mandiri.
“kita datang kesekolah maupun tiap instansi memberikan sosialisasi,” tambahnya.
Selain itu bukan hanya sensus mandiri atau online melainkan nanti juga ada sensus wawancara yang menurunkan petugas kerumah warga. Namun saat ini masih dalam tahap sensus mandiri.
“Setelah sensus mandiri nanti pada 1 Juli – 31 Juli ada sensus wawancara yang mendatangkan petugas turun langsung,” pungkasnya. (ega).































Tinggalkan Balasan