Gambar Ilustrasi
EMPAT LAWANG – Berdasarkan data dari Program Keluaraga Harapan jumlah masyatakat misikin di Kabupaten Empat Lawang tahun 2018 ini, mengalami penurunan.
Pelaksana Tugas Kepala Dinas Sosial Kabupaten Empat Lawang Fafif Fortuna mengatakan, setiap masyarakat yang sebelumnya terdata sebagai kategori masyarakat miskin dan pada saat dinilai kembali pertiga bulan, sudah dianggap mampu dari segi pendapatan atau Ekonomi.
“Maka akan dikeluarkan dari kategori miskin, karena sudah tidak masuk kriteria lagi,” kata Fafif, Kamis (8/11).
Dijelaskannya, selain itu masih ada komponen yang menjadi acuan Dinsos untuk mengeluarkan masyarakat dari kategori miskin, yaitu apabila dikeluarga tersebut tidak memiliki lagi balita atau anak Sekolah, dan penyandang Disabilitas serta orang tua (Manula red) yang masih menjadi tanggung jawab keluarga.
“Bagi peserta yang komponennya sudah dianggap hilang seperti tidak ada lagi anak Balita dan Anak Sekolah, anggota keluarga yang mengalami disabilitas serta orang tua yang ikut keluarga tersebut walaupun dianggap miskin tapi dikeluarakan dari PKH, tetapi masih akan tetap mendapatkan bantuan diluar PKH seperti bantuan Kartu Keluarga Sejahter (KKS),” jelasnya.
Berdasarkan data lanjut Fafif, dari bulan Juli hingga September yaitu tahap ketiga, jumlah masyarakat miskin berdasarkan data PKH berjumlah 7.294 Keluarga Penerima Manfaat (KPM).
“Sedangkan di tahap empat yaitu bulan oktober sampai sekarang menurun menjadi 7.164 KPM se Kabupaten Empat Lawang,” ujarnya.
Untuk jumlah keseluruhan Keluarga Penerima Manfaat di Kabupaten Empat lawang ditahap ketiga tersebut, yaitu Kecamatan Lintang Kanan berjumlah 1.181 KPM, Kecamatan Muara Pinang 1.056 KPM, Kecamatan Sikap Dalam 300 KPM, Kecamatan Ulu Musi 510 KPM, Kecamatan Talang Padang 443, Kecamatan Tebing Tinggi 1.268 ,
“Dan Kecamatan Saling 453, Kecamatan Pasemah Air Keruh (Paiker) 628, Kecamatan Pendopo 1.087, dan Kecamatan Pendopo Barat 368 dengan total se Kabupaten 7294 KPM,” pungkasnya (Tri).





























Tinggalkan Balasan