20 PD Salimah Empat Lawang Dilantik

EMPAT LAWANG – Sebanyak 20 Pengurus Daerah (PD) Persaudaraan Muslimah (SALIMAH) Kabupaten Empat Lawang resmi dilantik, oleh Ketua PDW Sumatera Selatan (Sumsel) Hj Aspi Zaitu, di Pendopoan Rumah Dinas (Rumdin) Bupati Empat Lawang, Sabtu (16/3).

Ketua PD Salimah Kabupaten Empat Lawang yang baru dilantik Dr Sukma Lini mengatakan, kalau Salimah ini merupakan komunitas kewanitaan. Yang meningkatkan kualitas perempuan, keluarga dan anak-anak.

“Alhamdulillah sekarang sudah terbentuk pengeurus Salimah yang baru dan Insyaallah kami akan amanah menjalankan tugas ini,” kata Sukma Lini.

Dirinya berharap, dalam melaksanakan tugas dan kegitan Salimah dapat bekerjasama dengan organisasi lainya seperi PKK.

“Karena dengan kegitan kita dapat mewujudkan visi misi bupati Empat Lawang yaitu mewujudkan masyarakat Empat Lawang yang MADANI,” harapnya.

Ditempat yang sama Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Empat Lawang Hj Happy Safriyani mengaku sangat mengapresiasi  gerakan organisasi Salimah ini.

“Saya sangat mengapresiasi organisasi Salimah ini, karena ini untuk meningkatkan kualitas Perempuan, meningkatkan kualitas keluarga dan anak. Sehingga dapat meningkatkan pendidikan terhadap anak,” ungkapnya.

Dan jika lanjut Happy, anak-anak sudah didik secara Islam maka akan terhindar dari masalah. Dan sebagai orang tua harus memberikan contoh dan ajaran yang baik terhadap anak.

“Sebagai orang tua kita harus memberikan contoh yang baik dan ajaran yang baik terhadap anak-anak kita, sehingga dapat menciptakan generasi-generasi yang berakhlak Karimah,” ujrnya.

Sementara itu Ketua PDW Salimah Sumatera Selatan (Sumsel) Hk Aspi Zaitun, menjelaskan kalau jaringan organisasi Salimah ini sudah sangat luar biasa.

“Salimah ini konsenya dengan tiga hal, pertama memperhatikan Perempuan, kedua memperhatikan anak dan yang ketiga memperhatikan keluarga Indonesia,” jelasnya.

Nanti jika sambung Hj Aspi Zaitun, Salimah akan mengadakan Majelis Taklim, itu sudah ada diprogram Salimah, para perempuan harus menjadi perempuan yang cerdas, agar tidak dibodoh-bodohi oleh anak.

“Jika anak sudah memahami dunia teknologi, maka kita juga harus lebih paham. karena pengaruh teknologi saat ini sangat luar biasa,” tungkasnya (Hum/Kominfo).

Share

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *