Pemakaman Jenazah Pasien Covid-19 Di desa Paiker Dengan Prokes

EMPAT LAWANG – Bertempat di Tempat Pemakaman Umum (TPU), Desa Bandar Agung, Kecamatan Pasema Air Keruh (Paiker) Empat lawang hari ini (13/08) sekitar pukul 16.00 WIB telah di makamkan Ibrahim (69 tahun) oleh pihak keluarga dengan mengunakan Protokol Kesehatan (prokes).

Almarhum meninggal dunia diindikasikan terkena Covid-19 kemarin (12/08) sekitar pukul 04.00 WIB di RS M Yunus Bengkulu.

Pemakaman disaksikan kepala desa maupun personil kepolisian yang dipimpin langsung oleh Kapolsek Paiker Ipda Arsan Fajri.

Berdasarkan keterangan Pihak Keluarga almahum sakit diabetes dan sering kontrol ke rumah sakit. Sebelum meninggal almarhum dirawat selama empat hari di RS M yunus Bengkulu. A

Ibrahim dibawah langsung ke TPU desa Bandar Agung untuk dimakamkan dengan prokes mengunakan ambulan dan tim yang dibawah dari RS M Yunus Bengkulu langsung menuju ke TPU setempat.

Menurut Noperman Subhi pemakaman telah dilaporkan dengan kepala BPBD Empat Lawang Syahrial Podry yang mendapat tambahan tugas bertanggungjawab atas pemakaman mereka yang meninggal dunia karena covid-19.

Camat yang belum 2 tahun bertugas di Paiker mengapresiasi atas kesadaran keluarga untuk memakamkan almarhum Ibrahim secara prokes dan percaya dengan hasil pemeriksaan rumah sakit.

Tidak kalah pentingnya, Noperman Subhi meminta masyarakat agar selalu taat dengan program 5M, memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, membatasi mobilitas dan menjauhi kerumunan. Dengan mengindahkan 5M dapat memutus rantai penyebaran covid-19.

Kepala Puskesmas Paiker, Siti Khodijah telah melapor pemakaman dengan prokes ke Dinas Kesehatan Empat Lawang melalui bidang P2P bagian penanganan Covid-19.

Gondo warga Bandar Agung menjelaskan kesadaran masyarakat akan adanya Covid-19 semakin tinggi, terbukti ketaatan memakai masker sampai membatasi kerumunan. Kesadaran ini muncul setelah banyak masyarakat yang sakit dengan gejala yang sama dengan mereka yang terkena covid-19 dan banyaknya orang yang meninggal dunia dalam waktu berdekatan yang jumlahnya sudah 70 an. (Baken)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *