EMPAT LAWANG – Pagi tadi (30/08) masyarakat desa Talang Randai Pasemah Air Keruh (Paiker) dikejutkan oleh terbakarnya rumah Yati berukuran 4×7 meter yang kosong di tinggal berobat sakit stroke ke Bengkulu sejak abis lebaran.
Selain terbakar dimulai dari ruang tengah, kondisi prabot yang ada, khususnya pakaian berantakan.
Pejabatan Kepala desa Fauzan Sodry memperkirakan kebakaran disebabkan oleh konsleting listrik, namun tidak menutup kemungkinan penyebab lainnya.
Noperman Subhi camat Paiker berharap pihak yang berwajib dapat menjelaskan penyebab utama rumah ibu Yati terbakar. Kebakaran sempat viral karena anak ibu Yati yang ada di Jawa membuat status rumah orangtuanya di bakar oleh maling.
Setelah menerima laporan masyarakat kortim Tagana Paiker Zulia Sandi langsung bergerak membuat laporan korban, penyebab dan kerugian akibat kebakaran untuk diteruskan ke Dinas Sosial Empat Lawang untuk dimintakan bantuan.
Bantuan dijemput langsung ke Tebing Tinggi berupa bahan pangan maupun sandang seperti beras, minyak, terpal, tikar, selimut, alat mandi dan yang lainnya.
Bantuan tersebut diserahkan kepala Dinas Sosial Empat Lawang kepada camat Paiker untuk diteruskan ke korban.
Bantuan diterima langsung ibu Yati disaksikan kepala desa dan sekretaris desa Talang Randai serta para tetangga yang simpati dengan musibah yang alaminya.
Dalam laporannya kepala desa Talang Randai menjelaskan kerugian yang dialami korban sejumlah puluhan juta dan tidak ada korban jiwa. Kondisi rumah yang terbakar sdh ditutup dengan seng. (Tom)















Tinggalkan Balasan