Komplotan Bandit Roda 4 Keok Ditangan Tim Beruang Polres Muratara

MURATARA – Komplotan bandit roda empat alias bandit mobil di Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara,red) yang berjumlah 4 orang,dua diantaranya berhasil diringkus Tim Beruang Satreskrim Polres Muratara,pada Sabtu(18/9) sekira pukul 14.00 Wib.

Setelah menerima laporan Rafiyudin (35) warga Bandar Lampung,dua orang pelaku berhasil diamankan oleh Satreskrim Polres Muratara,yaitu LH warga Mekar Sari,Kecamatan Rawas Ilir,dan SY warga Tanjung Agung, Kecamatan Karang Jaya,Kabupaten Muratara Propinsi Sumatera Selatan.

Salah satu dari dua pelaku,tepaksa dihadiahi timah panas oleh petugas,dikarenakan mencoba melawan dan berusaha melarikan diri,saat diajak petugas untuk menuju tempat disembunyikannya barang bukti yakni berupa mobil diesel.

Adapun tempat kejadian Rabu (8/9/2021) sekitar pukul 00.10 Wib di jalan Houling Desa Mekar Sari Kecamatan Rawas Ilir Kabupaten Muratara,Dengan cara ke-empat pelaku bersama-sama mendatangi korban,yang pada saat itu sedang menunggu mobilnya sedang terpuruk. Kemudian parq pelaku merampas barang milik korban,berupa satu unit hand phone sembari memukul bagian wajah serta menodongkan senjata tajam kearah leher korban,dan meminta secara paksa uang milik korban sebesar Rp.20.000,-Setelah melakukan aksinya,para pelaku selanjutnya pergi meninggalkan korban sambil membawa kabur barang milik korban tadi.

Akibat dari kejadian tersebut,korban mengalami kerugian berupa hilangnya satu unit hand phone merk oppo warna merah serta uang sebesar Rp. 20 ribu. Dengan kerugian materil ditafsir mencapai Rp. 1.620.000.

Kapolres Muratara, AKBP.Eko Sumaryanto,S.IK.,melalui Kasat Reskrim, AKP.Dedi Rahmad Hidayat, SH.,membenarkan telah melakukan penangkapan terhadap Syaipul dirumahnya.

“Pada saat penangkapan,tsk sedang tidur,segera kita lakukan pemeriksaan dan pengembangan pencarian barang bukti 1(satu) unit mobil diesel yang diduga masih disembunyikan keluarga tersangka SY dan barang bukti handphone yang masih di sembunyikan tersangka LH.”Jelas AKP.Dedi.

Ia menambahkan,saat dilakukan pengembangan dalam perjalanan menuju tempat yang diduga menjadi tempat disembunyikan mobil diesel, mobil yang membawa petugas beserta tersangka terhambat oleh jalanan licin dan berlumpur.

“Saat kecepatan kendaraan melambat, tersangka berontak dan menyerang petugas,sehingga tersangka berhasil lepas dari pegangan petugas dan melompat keluar mobil.”pungkas Bang Dedi sapaan akrab para awak media kepada,sang Kasatreskrim Muratara ini.

Tidak ingin buruannya lepas,maka dilakukan tindakan tegas dan terukur terhadap tersangka,mengenai betis kanan sebanyak 1 lobang,setelah sebelumnya diberikan tembakan peringatan,namun tidak dihiraukan oleh tersangka,sampai saat ini pengembangan masih terus berlanjut. (B4R)

Share

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *