Korupsi bibit talas, Kejari Empat Lawang kembali tetapkan dua tersangka

EMPAT LAWANG Sumsel – Kejaksaan Negri (Kejari) Empat Lawang kembali menetapkan dua orang tersangka atas kasus dugaan tindak pidana korupsi dalam proyek pengadaan bibit Talas Bantaeng senilai Rp 1,8 miliar. Pada Badan Pelaksana Penyuluhan Ketahanan Pangan (BP2KP) Kabupaten Empat Lawang tahun anggaran 2015 tahun lalu, Rabu (13/07/2022)

Kedua orang yang di tetapkan sebagai tersangka yakni Vadila Malik Mantan Kepala Badan Pelaksana Penyuluhan Ketahan Pangan (BP2KP) Kabupaten Empat Lawang sementara Erni sebagai Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK), Mereka ditetapkan sebagai tersangka atas kasus dugaan pengadaan bibit talas tahun 2015 lalu

“Atas pengembangan kasus pengadaan bibit talas kami telah menetapkan dua tersangka dan hari ini kita mulai melakukan penahanan terhadap kedua orang tersangka, “kata Kajari Empat Lawang Sigit Prabowo didampingi Kasi Pidsus, Iwan Setiadi

Lanjutnya, dari hasil persidangan di pengadilan tipikor ternyata yang harus diadakan itu Bibit bukan umbi namun yang diadakan diusahakan oleh PPK maupun PPTK berserta terpidana ini umbinya, berbeda ubi dengan bibit talas tersebut demikian juga spesifikasinya berbeda, sehingga itulah akhirnya muncul kerugian uang negara sebesar Rp 1.8 Miliyar Rupiah

“Tersangka terancam dengan pasal Undang Undang Tipikor No 2 dan 3, tetapi kita melihat hasil persidangan di tipikor bagaimana arahnya apakah terbuktinya ke pasal 2 atau ke pasal 3 “Jelas Sigit Prabowo Kepala Kejaksaan Negri Empat Lawang . (Dik)

Share

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *