Tinggal sebatang kara dengan penyakit stroke, pria ini butuh uluran tangan dermawan

Empat Lawang  – Sungguh malang nasib seorang pria paruh baya bernama Ramadhan (50) Warga pasar ilir Keluruhan pasar Kecamatan Tebing Tinggi Kabupaten Empat Lawang, menghadirkan cerita memperihatinkan sejak satu bulan terakhir ini, ia hanya bisa terbaring lemah tanpa bisa beraktivitas, ia menderita stroke sehingga tubuhnya melemah, Rabu (13/07/2022)

Dalam kondisi ini, pria berusia 50 tahun itu hidup sebatang kara karena ia sudah lama bercerai dengan istrinya, tak ada satupun keluarganya yang mau menemaninya, tempat tinggalnyapun hanya rumah kecil dengan kondisi yang sangat memprihatinkan, ruangan dipenuhi dengan sampah dan kotoran ayam

Lebih ironisnya, lantaran tak bisa berjalan, pria ini juga membuang air kecil dan besar di tempat tidurnya, sejak menderita stroke kondisi pria payu baya ini tidak terurus, ia tidak punya siapa-siapa, akibatnya penyakit yang dideritanya, ia tidak bisa berdiri dan terbaring lemah, semenjak terkena stroke pria ini mengisi hari-harinya dengan duduk dan tidur di atas kasur yang kumuh

Sedangkan untuk memenuhi kebutuhan sehari hari acap kali mendapatkan bantuan dari para tetangganya, wargapun sudah memberikan upaya kepada yang bersangkutan untuk membawanya ke rumah sakit

“Sudah hampir satu bulan kondisinya begitu, kami sudah berupaya membawa dia ke rumah sakit dan puskesmas setempat, sempat kemarin di rawat lima hari di rumah sakit umum Empat Lawang, kemarin kami berencana untuk membawanya ke panti jompo yang ada di Lubuk Linggau tetapi di tolak karena tidak cukup umur “, ungkap supardi warga setempat

Masih dikatannya, tidak hanya itu saja kami juga memungut sumbangan kepada masyarakat untuk makan sehari harinya, sebetulnya dia itu ada saudara laki laki tetapi terkena stroke juga, harapan kepada Pemerintah Kabupaten Empat Lawang peduli terhadap pria paru baya ini

Sampai saat ini belum ada perhatian khusus dari pihak terkait dan belum ada bantuan . (Dik)

Share

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *