Viral : Siswa SMP Di Empat Lawang Diduga Dikeroyok Teman Sekolahnya

Empat Lawang, Sumsel – Warga Kabupaten Empat Lawang Sumatera Selatan siang ini dibuat heboh oleh sebuah video yang viral dimedia sosial, dimana dalam video tersebut memperlihatkan seorang siswa dikeroyok oleh beberapa temannya.

Dalam video yang berdurasi selama 2,8 menit itu terlihat korban beberapa kali mengalami pukulan dan tendangan membuat ia terpental dan jatuh ketanah, selagi menahan sakit kembali pelaku menghajar korban pada bagian kepala menggunakan kakinya sementara pelaku lain memukul dengan sebatang kayu.

Diketahui dari atribut seragam sekolah, insiden penggeroyokan ini merupakan siswa dari SMP Negeri 1 Talang Padang Kabupaten Empat Lawang Sumatera Selatan.

Atas insiden ini, pihak Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Empat Lawang siang ini memanggil pihak sekolah dan bidang kesiswaan untuk dilakukan konfirmasi terkait peristiwa tersebut.

Menurut Kabid SMP Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Empat Lawang Gusmedi Sabarudin, kejadian ini terjadi pada hari Senin kemarin (05/09/2022) sekitar pukul 10.00 WIB di sebuah kebun kopi milik warga yang terletak di belakang sekolah tersebut dan pelaku pengeroyokan terdiri dari dua orang yang berasal dari sekolah yang sama.

” Kita telah memanggil kepala SMP Negeri 1 Talang Padang dan pihak sekolah membenarkan bahwa video yang viral tersebut merupakan siswa yang berasal dari sekolah mereka,” ungkap Gusmedi diruang kerjanya Kamis (08/09/2022).

Ditambahkan Gusmedi, pihak sekolah ternyata kemarin telah melakukan upaya mediasi antara kedua belah pihak yang dihadiri langsung oleh siswa dan orang tua beserta kepala desa setempat.

Sementara itu Kasat Reskrim Polres Empat Lawang AKP M Tohirin kepada tvonenews.com mengatakan, pihaknya saat ini telah turun ke lapangan guna melakukan penyelidikan dan akan mengusut insiden dugaan penggeroyokan tersebut.

“Saat ini anggota kita sedang berada di lokasi kejadian untuk melakukan identifikasi terkait dugaan penggeroyokan, selain mendatangi lokasi kita juga akan memanggil pihak terkait untuk didengar keterangannya,” jelas Tohirin (08/09/2022). (Red)

Share

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *