Reporter/Editor: Red.
JAKARTA – Memiliki nama lengkap Dion Wilhelmus Eddy Markx, ia memiliki garis keturunan Indonesia dari sang ayah yang berasal dari Palembang, Sumatra Selatan.
Pemain yang berposisi sebagai bek tengah ini lahir di Belanda pada tanggal 29 Juni 2005, Dion mengawali karier sepak bolanya di Belanda dengan bergabung bersama akademi SV Spero, Belanda.
Saat ini Dion telah mencetak sejarah sebagai pemain keturunan Belanda – Palembang yang tampil di liga sepak bola Belanda sebagai pemain Profesional bersama klub Eredivisie Belanda Yakni, Top OSS dan sudah tampil sebanyak 39 kali dan mencetak 3 gol dalam karir Profesionalnya.
Meskipun lahir dan besar di Belanda, Dion tetap mempertahankan identitas budaya Palembang nya yang kuat, menjadikannya berpotensi besar untuk kemajuan Timnas Indonesia di masa depan.
Dikutip dari Kumparan. Com Dion tak segan menyatakan kebanggaannya sebagai keturunan Palembang.
“Ayah saya lahir di Palembang, nenek dan kakek saya lahir di Indonesia, jadi mereka banyak memberi tahu saya, di sini [Belanda] kami punya banyak benda-benda yang menggambarkan Indonesia, jadi saya sudah melihat itu dari kecil,” kata Markx.
Lanjut Dion. Ia juga menjelaskan bahwa ia juga memiliki keluarga yang masih tinggal di Palembang dan masih menjalin komunikasi yg baik sampai saat ini.
“Misalnya ketika saya ulang tahun ketika keluarga saya datang dari Sumatera, orang Indonesia, ayah saya bilang banyak makanan [Indonesia] rasanya seperti di rumah, jadi saya memang tumbuh dengan hal-hal seperti itu,” Lanjut Dion.
Naturalisasi Dion Markx ini menunjukkan keseriusan PSSI dalam membangun Timnas Indonesia yang lebih kompetitif di masa depan. Dengan usianya yang masih muda dan pengalaman bermain di klub-klub Eropa, Dion memiliki potensi besar untuk menjadi pilar penting di lini pertahanan Timnas.
Postur ideal, kemampuan bertahan yang kokoh, serta pengalamannya di berbagai level usia membuatnya menjadi prospek menjanjikan bagi Timnas.
Saat ini, Dion sudah resmi menjadi WNI dan siap membela punggawa Timnas U – 20 dan Senior untuk berlaga di ajang Internasional.
Sebelumnya, Dion sudah pernah membela Timnas Indonesia U-20 pada ajang Toulon Cup di Prancis yang sekaligus dijadikan ajang seleksi, khususnya bagi para pemain keturunan.

















Tinggalkan Balasan