
Reporter/Editor: Nanda/krdo
Empat Lawang – Kekhawatiran warga Kabupaten Empat Lawang terhadap penyebaran rabies semakin meningkat setelah satu orang dilaporkan meninggal dunia dan delapan warga lainnya menjadi korban gigitan anjing yang dinyatakan positif rabies.
Merespons kondisi darurat tersebut, Pemerintah Kabupaten Empat Lawang melalui Dinas Pertanian bergerak cepat dengan melaksanakan program vaksinasi rabies gratis. Kegiatan ini dilaksanakan bertepatan dengan peringatan World Rabies Day 2025 sebagai upaya pencegahan dan pengendalian penyebaran penyakit rabies di tengah masyarakat.

Vaksinasi massal tersebut dipusatkan di Taman Pulo Mas, Kecamatan Tebing Tinggi, dan dipantau langsung oleh Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Empat Lawang, Hendra Lezi.
Berdasarkan data Dinas Kesehatan setempat, kasus rabies di Kabupaten Empat Lawang saat ini berada pada titik kritis. Sejak Januari hingga Agustus 2025 tercatat sebanyak 214 kasus gigitan hewan yang berpotensi menularkan rabies.
Tragisnya, satu warga Desa Pasar Talang Padang meninggal dunia akibat terinfeksi rabies. Sementara itu, kasus terbaru terjadi di Desa Aurgading, Kecamatan Tebing Tinggi, di mana delapan orang mengalami luka akibat gigitan anjing yang telah dinyatakan positif rabies. Seluruh korban saat ini tengah menjalani perawatan intensif di fasilitas pelayanan kesehatan.
“Bantuan vaksin rabies ini berasal dari Kementerian Pertanian. Kami telah menyiapkan 200 dosis vaksin gratis bagi masyarakat,” jelas Hendra Lezi saat ditemui di lokasi kegiatan, Sabtu (18/10/2025).
Selain vaksin rabies, Dinas Pertanian Kabupaten Empat Lawang juga menyiapkan vaksin PMK (Penyakit Mulut dan Kuku) untuk hewan ternak sebagai langkah antisipasi penyakit menular lainnya.
Hingga saat ini, pemerintah daerah telah menyalurkan sebanyak 1.950 dosis vaksin, dengan 1.200 dosis di antaranya telah digunakan dan didistribusikan di 10 kecamatan di Kabupaten Empat Lawang. Pemerintah daerah mengimbau masyarakat untuk aktif mengikuti program vaksinasi demi mencegah penyebaran rabies dan melindungi kesehatan bersama.





























Tinggalkan Balasan