
EMPAT LAWANG – Jalan utama yang menghubungkan Desa Baturaja Baru dan Desa Sugihwaras, Kecamatan Tebing Tinggi, Kabupaten Empat Lawang, kini berada dalam kondisi memprihatinkan. Abrasi yang terus menggerus tebing Sungai Musi menyebabkan sebagian badan jalan amblas dan nyaris terputus.
Pantauan di lokasi menunjukkan, badan jalan yang sebelumnya menjadi akses vital bagi masyarakat kini hanya menyisakan jalur sempit di bibir sungai. Kondisi tersebut membuat warga khawatir, terutama saat kendaraan roda dua maupun roda empat melintas.
Jika tidak segera dilakukan penanganan, jalan tersebut dikhawatirkan akan putus total dan mengakibatkan dua desa terisolasi.
Salah seorang warga, Teguh, mengungkapkan bahwa jalan itu merupakan urat nadi aktivitas masyarakat sehari-hari.
“Jalan ini merupakan akses utama kami menuju pasar dan sekolah. Kalau sampai putus, dua desa bisa terisolasi,” ujar Teguh saat diwawancarai, Selasa (12/03/2026).
Menurutnya, masyarakat berharap pemerintah dapat segera mengambil langkah cepat agar abrasi tidak semakin meluas dan mengancam keselamatan pengguna jalan.
Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Bidang Rehabilitasi dan Rekonstruksi BPBD Kabupaten Empat Lawang, Okta Retalia, S.I.Kom., mengatakan bahwa pihaknya telah mengusulkan perbaikan jalan tersebut melalui dana hibah tahun anggaran 2026.
“BPBD Empat Lawang telah mengusulkan penanganan ruas jalan yang terdampak abrasi ini melalui dana hibah tahun 2026. Kami berharap usulan ini dapat segera terealisasi agar akses masyarakat tetap terjaga,” jelas Okta.
Ia menambahkan, perbaikan jalan tersebut sangat penting mengingat fungsinya sebagai jalur utama yang menghubungkan dua desa sekaligus menunjang aktivitas ekonomi, pendidikan, dan sosial masyarakat.
Warga berharap usulan yang telah diajukan BPBD Empat Lawang dapat segera mendapat persetujuan, sehingga perbaikan dapat dilakukan sebelum kerusakan semakin parah dan menyebabkan akses transportasi terputus total.




























Tinggalkan Balasan