Kebakaran Lahan Kembali Terjadi di Pulau Emas Empat Lawang, BPBD Turunkan 6 Personel

Reporter | Editor : Deki/Tommy

EMPAT LAWANG – Kebakaran lahan kembali terjadi di kawasan Pulau Emas, Kecamatan Tebing Tinggi, Kabupaten Empat Lawang, Sumatera Selatan, Minggu (30/8/2026) sekitar pukul 15.00 WIB.

Peristiwa itu dilaporkan warga kepada Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops-PB) BPBD Kabupaten Empat Lawang. Menindaklanjuti laporan tersebut, Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD yang sedang piket Regu 4 langsung bergerak menuju lokasi untuk melakukan pemadaman.

Sebanyak enam personel BPBD Empat Lawang dikerahkan untuk menangani kebakaran. Petugas langsung melakukan upaya pemadaman setibanya di lokasi.

Kebakaran terjadi di tengah kondisi cuaca panas dan kering yang membuat sejumlah kawasan lahan di Empat Lawang rentan terbakar. Petugas pun harus bekerja untuk memastikan api tidak meluas ke area lainnya.

Kabid Logistik BPBD Kabupaten Empat Lawang, Fero Ananta, mengatakan penanganan kebakaran di kawasan tersebut bukan kali pertama dilakukan. Tim telah melakukan upaya pemadaman selama dua hari terakhir.

“Pemadaman sudah dilakukan pihaknya selama dua hari ini,” kata Fero.

Sementara itu, Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Empat Lawang, Zulfitri, mengatakan pihaknya terus melakukan pemantauan terhadap kawasan yang berpotensi terjadi kebakaran, terutama saat kondisi cuaca panas dan kering.

Menurut Zulfitri, keterlibatan masyarakat sangat penting dalam mencegah kebakaran lahan. Warga diminta tidak melakukan aktivitas yang dapat memicu munculnya api di area perkebunan maupun lahan terbuka.

“Kami mengimbau masyarakat untuk tidak membakar lahan. Jika menemukan adanya titik api atau kebakaran, segera laporkan kepada petugas agar bisa ditangani secepat mungkin,” ujar Zulfitri.

Ia juga mengingatkan masyarakat agar tidak meninggalkan api atau bara api di kawasan lahan dan perkebunan. Kondisi lahan yang kering dapat membuat api dengan cepat merambat dan sulit dikendalikan.

BPBD Empat Lawang meminta masyarakat meningkatkan kewaspadaan dan bersama-sama mencegah terjadinya kebakaran lahan, terutama selama kondisi cuaca panas dan kering.

Share

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *