Sangat Di Sayangkan Rehap Rumah Dinas Dan Kolam Renang Di Kerjakan Asal-asalan

PAGARALAM – Setidaknya ada beberapa titik yang menjadi perhatian publik terkait renovasi atau rehabilitasi perumahan dinas dan kolam renang di kawasan komplek SD N 74 Kota Pagaralam terlihat cemat cemot.

Atas kejanggalan tersebut beberapa awak media melakukan investigasi dan penelusuran ke titik lokasi pada senin (16/01/2023), tak hayal memang benar adanya.

Meskipun menelan dana lebih dari Rp 139 jutaan, Di beberapa dinding tembok pada bangunan Kolam renang, hanya dicat seadanya, dan di bagian pelafon atas terlihat dari luar masih seperti biasa, layaknya sebelum direnovasi, Selain itu di bagian dalam kolam, terlihat air kolam sudah mulai berlumut.

Disisi lain pada Rehab rumah dinas yang dikerjakan oleh CV Tunas Muda Engginering yang menelan dana hampir Rp.177 juta lebih, dari hasil tangkapan kamera wartawan yang berkunjung ke lokasi, juga mengambarkan di beberapa Kusen dan dinding Rumah dinas juga terlihat secara kasatmata dicat asal-asalan.

Meskipun dititik tertentu bagunan sudah diganti dengan plafon PVC yang baru, sejatinya selaku pemborong maupun pengawas seharusnya sama-sama memperhatikan tentang kejanggalan-kejanggalan yang ditimbulkan dan mendahulukan kualitas mengingat tempat ini kesehariannya selalu terlihat oleh khalayak umum.

Diungkapkan oleh salah seorang warga kota Pagaralam, Darmawansa yang berada dilokasi pembangunan sangat menyesalkan adanya pembangunan yang diduga merugikan negara tersebut.

” alangkah ngudem gawean ini, cemat cemot lah lok gawean jeme tangan sakit. “ujar Darmawan

Sementara Beberapa awak media dari redaksi Sumselnews.com, Faktasidik.com, Faktahukum.co.id, Seputarempatlawang.com, Buser.id, wartapembaharuan.com, palembangbaru.com, harian bumisilampari.com, suarakepri.com dan awak media lainya, sangat terkejut akan adanya temuan dilapangan,

Hal ini mengelitik rekan-rekan wartawan untuk berkunjung ke lokasi mengingat beberapa informasi yang beredar dari warga, sebelumnya proyek yang bernilai ratusan juta rupiah tersebut terkesan amburadul. (Tom)

Share

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *