
Reporter/Editor: Diki/krdo
Empat Lawang – Dalam rangka menjaga dan meningkatkan kesiapan mental serta psikologis anggota Polri, Kepolisian Daerah Sumatera Selatan (Polda Sumsel) melalui tim dari Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Biddokkes) dan Bagian Psikologi Biro SDM Polda Sumsel, melaksanakan kegiatan Pemeriksaan Psikologi Berkala di jajaran Polres Empat Lawang.
Kegiatan ini juga mencakup pendataan pinjam pakai Senjata Api (Senpi) Dinas, pemetaan psikologi (psychological mapping), konseling psikologi, serta monitoring implementasi aplikasi E-Mental. Pada hari Selasa (16/09/2025) di Gedung Elang Polres Empat Lawang
Pemeriksaan psikologi ini merupakan bagian dari program rutin Polda Sumsel yang bertujuan untuk memastikan personel Polri, khususnya yang memegang senjata api dinas, berada dalam kondisi mental dan psikologis yang stabil, sehat, dan siap dalam menjalankan tugas-tugas kepolisian di lapangan. Hal ini merupakan bentuk nyata komitmen institusi dalam menjamin pelayanan publik yang profesional dan humanis.
Kapolres Empat Lawang AKBP Abdul Aziz Septiadi., S.H., S.I.K., M.H melalui Wakapolres Empat Lawang Kompol Dr. Abdul Rahman, S.H., M.H menyambut baik kegiatan ini dan menyampaikan apresiasi kepada Polda Sumsel yang telah memberikan perhatian besar terhadap aspek kesehatan mental anggotanya. Menurut beliau, kesehatan mental adalah fondasi penting dalam mendukung kinerja dan integritas anggota Polri di lapangan.
“Dengan adanya pemeriksaan psikologi berkala ini, kami berharap setiap personel dapat lebih memahami kondisi psikologisnya, serta terbuka untuk menerima pendampingan atau konseling bila diperlukan. Ini adalah bentuk upaya preventif dan promotif yang sangat dibutuhkan,” ujarnya.
Kegiatan berjalan dengan lancar dan tertib, dengan partisipasi aktif dari seluruh personel yang dijadwalkan mengikuti pemeriksaan. Tim psikologi juga mencatat sejumlah temuan yang akan dijadikan bahan tindak lanjut untuk pembinaan mental secara berkelanjutan.
Melalui program seperti ini, Polda Sumsel menunjukkan keseriusannya dalam mengelola sumber daya manusia Polri secara menyeluruh, tidak hanya dari aspek fisik dan kompetensi teknis, namun juga dari sisi psikologis dan kesejahteraan mental. Dengan demikian, diharapkan pelayanan kepolisian kepada masyarakat semakin optimal, berintegritas, dan berlandaskan pada nilai-nilai kemanusiaan.















Tinggalkan Balasan