Antisipasi Awal, Polisi Patroli Lokasi Rawan Banjir di Pendopo

Reporter/Editor: Diki/krdo

Empat Lawang – Kapolsek Pendopo melaporkan perkembangan situasi terkait kondisi infrastruktur dan titik rawan bencana di wilayah hukum Polsek Pendopo. Berdasarkan hasil monitoring, terdapat satu jembatan rusak di Desa Lingge, di mana bagian lantainya amblas. Saat ini, jembatan tersebut telah dibangun secara darurat menggunakan lantai berbahan besi plat dan behel yang telah dilas guna memastikan akses masyarakat tetap dapat dilalui.

 

Untuk wilayah perbatasan, dilaporkan nihil jembatan yang tidak tersedia. Namun, sejumlah titik rawan bencana tetap menjadi perhatian. Daerah rawan banjir meliputi Desa Lubuk Layang dan Desa Tanjung Raman di Kecamatan Pendopo. Sementara itu, titik rawan longsor berada di Desa Tanjung Raya dan Desa Lingge di Kecamatan Pendopo Barat, serta Desa Manggilan di Kecamatan Pendopo.

 

Sebagai langkah antisipasi apabila jembatan Desa Lingge putus, disampaikan pula tiga jalur alternatif yang dapat digunakan masyarakat. Pertama, jalur Provinsi melalui Desa Tanjung Raya – Talang Padang – Ulumusi yang dapat dilalui kendaraan roda empat dan roda enam dengan estimasi waktu sekitar 1,5 jam.

 

Kedua, jalur alternatif Desa Lingge – Talang Mandi Angin – Ulumusi dengan estimasi 45 menit untuk kendaraan pribadi dan muatan ringan. Ketiga, jalur Desa Tanjung Raya – Air Kandis – Talang Gober – Talang Mandi Angin – Ulumusi yang dapat ditempuh dalam waktu kurang lebih 1 jam untuk kendaraan pribadi dan muatan ringan.

 

Laporan ini menjadi dasar penting dalam upaya mitigasi bencana serta penanganan akses transportasi guna menjaga keamanan dan kelancaran mobilitas masyarakat di wilayah Polsek Pendopo.

Share

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *