
PALEMBANG, seputartv,com – Bupati Kabupaten Empat Lawang Joncik Muhammad menyatakan dukungan penuh terhadap kehadiran Persatuan Seniman Komedi Indonesia (PaSKI) di Kabupaten Empat Lawang usai dilantiknya Arwin.ZA sebagai Ketua PaSKI Kabupaten Empat Lawang periode 2026–2030.
Joncik mengatakan pemerintah daerah siap bersinergi dengan PaSKI untuk menggali dan mengembangkan bakat seni generasi muda di Kabupaten Empat Lawang.
“Pertama saya ucapkan selamat kepada Arwin.ZA yang dipercaya memimpin PaSKI Kabupaten Empat Lawang periode 2026–2030. Kami siap bersinergi untuk menggali bakat dan seni generasi muda di Kabupaten Empat Lawang,” katanya kepada wartawan, Jumat (15/5/2026).
Menurut Joncik, seni komedi memiliki peran penting sebagai hiburan masyarakat sekaligus media penyampaian pesan sosial melalui candaan yang ringan dan mudah diterima.
Sebagai pembina PaSKI Kabupaten Empat Lawang, Joncik juga berpesan kepada seluruh anggota agar tetap menjaga etika dalam berkomedi.
“Bekomedilah dengan baik, jangan sampai menyakiti hati orang lain dan harus selalu update. Jadilah komika yang cerdas,” ujarnya.
Ia juga mengungkapkan rencana untuk menggelar kegiatan stand up comedy di Kabupaten Empat Lawang sebagai wadah kreativitas anak muda.
Sementara itu, Ketua PaSKI Kabupaten Empat Lawang, Arwin.ZA, menegaskan komitmennya untuk memberikan kontribusi terbaik bagi perkembangan seni komedi di Sumatera Selatan, khususnya di Kabupaten Empat Lawang.
“Insya Allah saya akan melakukan yang terbaik untuk PaSKI Sumsel, khususnya dalam mengembangkan seni komedi di Kabupaten Empat Lawang,” katanya.
Arwin menilai banyak generasi muda di Empat Lawang memiliki bakat di bidang seni, terutama komedi, namun belum memiliki ruang untuk berkembang secara maksimal.
“Kami berencana menggali kembali bakat anak-anak muda di Empat Lawang yang memiliki jiwa seni. PaSKI nantinya akan menjadi wadah bagi mereka untuk belajar, berkarya, dan mengembangkan kemampuan di dunia hiburan dan seni komedi,” ungkapnya.
Menurutnya, komedi tidak hanya sekadar hiburan, tetapi juga dapat menjadi sarana edukasi dan kritik sosial yang dikemas secara santai.
“Komedi itu bukan hanya membuat orang tertawa, tetapi juga bisa menjadi media edukasi dan penyampaian kritik sosial dengan cara yang santai,” tambahnya.
Di sisi lain, Ketua PaSKI Sumatera Selatan periode 2026–2030, Fikri Haikal, mengatakan PaSKI Sumsel menjadi rumah bagi berbagai pelaku seni komedi dari beragam latar belakang.
Menurut Fikri, organisasi tersebut tidak hanya menaungi stand up comedian, tetapi juga pelaku lawak grup, content creator, pantomim hingga badut.
“Komedi itu sangat luas. Jadi siapa pun yang memiliki ketertarikan dan kemampuan di bidang komedi bisa bergabung di PaSKI Sumsel,” ujarnya.
Ia berharap dukungan pemerintah daerah dapat membuka ruang lebih luas bagi seniman komedi lokal untuk berkembang hingga tingkat nasional.
“Kami berharap kolaborasi ini bisa membuka ruang lebih luas bagi seniman komedi lokal untuk berkarya, baik di tingkat daerah maupun nasional,” katanya.
Diketahui, pelantikan pengurus PaSKI Sumatera Selatan periode 2026–2030 berlangsung meriah dan penuh semangat kebersamaan antar pelaku seni komedi dari berbagai daerah di Sumatera Selatan di Griya Agung Palembang Jumat (15/5).
Momentum tersebut diharapkan menjadi awal kebangkitan seni komedi daerah yang mampu melahirkan komedian kreatif dan berprestasi di tingkat nasional. (Red)



























Tinggalkan Balasan