Warga Keluhkan Rumahnya Selalu Tergenang Air Akibat Luapan Drainase Setiap Hujan Deras

PAGARALAM – warga Masyarakat di seputaran Kaplingan PGRI Jagalan Kampung Demporeokan Kelurahan Pagaralam Keluhkan setiap hujan deras air saluran siring Sali selalu meluap sampai ke rumah warga sekitaran ikut terendam kebanjiran dan ini bukan yang pertama kalinya ini sudah sering terjadi Seperti kejadian Sore ini senin 01/06/2021 di kecamatan Pagaralam utara kota pagaralam sumsel.

Sejauh ini pantauan Media di lapangan belum ada langka- yang di ambil oleh pemerintah baik dari Wakil Rakyat Dapil Utara hanya sebatas turun mengecek dan akan mengagarkan di perubahan bulan mendatang.,drainase tidak dapat menampung tingginya air yang masuk sehingga setiap hujan deras selalu meluap ke rumah warga sekitar air diperkirakan ketinggian sampai satu meter.

Ismi 45 Tahun warga Kaplingan PGRI mengatakan kepada awak media berharap kepada pemerintah kota Pagaralam dan DPR Wakil Rakyat untuk memperhatikan dan secepatnya mengambil langka yang tepat untuk mengatasi luapan air siring ini yang mana setiap hujan deras pasti meluap dan masuk kerumah warga mengharapkan secepatnya dilakukan perbaikan untuk mengatasi maslah ini yang ditakuti kalau kejadian di tenggah malam kita mempunyai orang tua dan anak kecil bisa menelan korban ini ungkap nya.

Kebanjiran ini sudah sering terjadi dan setiap kebanjiran ini kami warga sini tidak bisa tidur karena kemasukan air kotoran dari sungai tuturnya.

Sementara itu Sekda Kota Pagaralam Syamsul Bahri Burlian dikonfirmasi mengatakan, penyebab banjir di Jagalan dan belakang PU tersebut adalah akibat tidak seimbangnya antara volume air yang ada dan luasnya lahan yang dapat dialiran oleh air. “Penyempitan aliran air, yang diakibatkan banyaknya masyarakat yang membangun bangunan disepanjang DAS

Selain itu, kedua kawasan tersebut terletak dibagian hilir yang secara alami memang tempat berkumpulnya air. Masyarakat banyak yang mengalih fungsikan yang selama ini menjadi tempat penampungan air menjadi bangunan.

Seharusnya air mengalir dengan lancar tetapi menjadi terhambat dan menggenang yang menjadi banjir. Diperparah lagi masih banyaknya sampah sampah yang ada dialiran sungai tersebut,” ungkapnya.

Ditambahkan Samsul kedepan nya untuk mengurangi banjir melakukan normalisasi aliran sungai di sepanjang DAS. Aliran air yang kecil akan diperbesar Irigasi dari Mekar Alam menuju belakang PU akan dibangun irigasi permanen dengan pembagian air yang memadai

didukung oleh segenap lapisan masyarakat Tidak membuang sampah ke siring, adanya kepedulian masyarakat dalam menjaga kelancaran air mengalir. tutur nya. (Tom)

Share

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *