Tampak warga antri dikantor Capil Empat Lawang, jumat (5/10)
EMPAT LAWANG – Puluhan orang hampir setiap hari memenuhi kantor Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Empat Lawang,seperti terlihat siang tadi jumat (5/10).
Kehadiran mereka ini ternyata bukan untuk berbuat anarkis, melainkan melegalisir e-KTP dan Kartu Keluarga (KK) di kantor Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Empat Lawang.
Hal ini dipicu karena banyaknya pelamar CPNS yang mendaftar di berbagai Instansi Pemerintahan mulai dari Kementerian hingga Pemerintah Daerah (Pemda).
” Mulai dari pagi sampai sore, khususnya yang pelamar CPNS banyak yang mengurus legalisir KK maupun KTP dikantor,” ungkap Kepala Disdukcapil Kabupaten Empat Lawang, Peterson Okki Bial melalui Kabid Pencapil, Murnianto, Jum’at (5/10).
Dijelaskannya, untuk mempercepat pelayanan legalisir, berkas yang dilegalisir dibatasi 3 lembar KTP maupun KK. Karena legalisir yang diperlukan untuk melamar CPNS tidak terlalu banyak.
” Telah satu bulan ini tidak pernah berhenti yang legalisir, warga dari berbagai Kecamatan terus datang ke Capil untuk legalisir. Kadang kalau sudah sore, berkas saya bawa ke rumah untuk ditandatangnai di rumah. Besoknya, warga bisa langsung ambil di kantor Capil,” jelasnya.
Dilanjutkan Murnianto, pelayanan legalisir ini tidak dipungut biaya sepeser pun. Dan masyarakat diminta untuk antri dan tertib, karena semuannya pasti dilayani, karena masyarakat yang legalisir sangat banyak.
” Legalisir ini kan sebagai syarat mengikuti tes CPNS. Jadi banyak sekali yang mengurus, itu diperkirakan sudah ribuan lebih yang melegalisir ini,” ujarnya.
Disisi lain Oki, salah seorang warga Kecamatan Pendopo mengaku, dirinya sengaja datang ke Disdukcapil untuk mengurus legalisir KK dan KTP sebagai syarat untuk melamar tes CPNS di Kabupaten Empat Lawang.
” Dari Pendopo sendirian pakai motor. Pagi-pagi sudah pergi, sampai di Capil masih sepi dan menunggu sebentar. Sekarang urusan Legalisir punya saya sudah selesai pak, maka sebentar lagi saya langsung pulang ke Pendopo. Takut kemalaman dijalan,” pungkasnya.
Liputan : Sumantri

















Tinggalkan Balasan