EMPAT LAWANG – Puluhan Anggota anggota Badan Penanggulangan Bencana (BPBD) dan Satgas Tim Reaksi Cepat (STRC) Kabupaten Empat Lawang, mengikuti pelatihan Peningkatan Teknis Penanggulangan Bencana. Dihotel Zulian Transit, Senin (25/3).
Kepala BPBD Kabupaten Empat Lawang M. Taufik mengatakan, saat ini di BPBD ada anggota yang lama dan ada anggota yang baru dan jumlah anggota saat ini hampir dua kali lipat.
“Mungkin anggota yang baru ini setelah dilatih kemampuannya tidak jauh beda dengan yang lama,” kata Taufik.
Dijelaskan Taufik, kegitan ini bukan hanya diadakan didalam ruangan saja, tapi juga akan diadakan diluar ruangan,”Kegitan ini bukan hanya didalam ruangan saja, tapi juga ada kegitan dilapangan,” jelasnya.
Sementara itu Sekda Empat Lawang H Ediaon Jaya, mengungkapkan kegiatan pemadam kebakaran tersebut merupakan tugas dan tantangan yang sangat berat.
“Kegitan seperti ini perlu ditingkatkan terus-menerus, kapasitas SDM nya. Dan nanti perlu ada kerja sama dengan pihak TNI dan Polri,” ungkap Edison saat membuka pelatihan tersebut.
Dilanjutkannya, dulu alat Radiologi HT untuk memantau Desa-desa yang rawan bencana, tapi sekarang sudah tidak ada lagi. Dan dirinya meminta kepada kepala BPBD Empat Lawang untuk menganggarakan alat Radiologi HT tersebut.
“Jika perlu anggarkan di ABT, jadi setiap Kecamatan itu harus ada akat Radiologi HT itu, biar petugas yang ada di Kecamatan, Desa dan Kelurahan siap siaga,” ujarnya.
Karena sambung Edison, jika menggunkan Handphon, sinyalnya itu kadang ada kadang tidak ada. Sementara di Empat Lawang banyaklah tidak ada sinyalnya.
“Jadi pengadaan pesawat komunikasi itu perlu, dipasang ditiap-tiap Kecamatan jadi tiap malam itu dipantau diposko induknya. Dan kita bisa membantu apa yang diperlukan oleh masyatakat,” tungkasnya (Hum/Kominfo).

















Tinggalkan Balasan