Hendak Nagih Hutang, Pria ini Malah Dianiaya Dengan Parang

TEBING TINGGI – Ternyata benar, apabila kita menagih hutang, yang di tagih lebih seram daripada yang meminjamkan. Hal itulah yang dialami Akari bin Marzuki (40) Warga desa Lorong Sawah Kelurahan Jayaloka Kecamatan Tebing Tinggi Kabupaten Empat Lawang.

Akibat menagih hutang kepada Romli alias Cetet yang juga warga desa Lorong Sawah Kelurahan Jayaloka Kecamatan Tebing Tinggi, Jum’at (29/3/2019) sore sekitar pukul 17:00 Wib bukan pulang membawa uang ia malah dianiayah dengan sebilah parang.

Penganiayaan ini bermula saat Akari pergi menemui Iwan Adik Iparnya dengan tujuan untuk menagih hutang.

Namun pelaku membayar hutang dengan tidak sopan, melihat pelaku yang membayar hutang dengan tidan sopan korban merasa tersinggung dan terjadilah keributan.

Korban mengajak pelaku berkelahi antara pelaku dan korban sama sama menggunakan senjata tajam,akibat kejadian tersebut korban mengalami luka bacok jari tangan kanan.

Beruntung nyawa korban bernama Akari (40) itu selamat lantaran lari ke Polsek Tebing Tinggi.

Saat ini tersangka diamankan di Polsek Tebing Tinggi guna Penyidikan Lebih Lanjut. (Tar)

Share

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *