Linmas Dianggap Cukup Efektif Dan Berdampak Positif Dibidang Keamanan

EMPAT LAWANG – Kecamatan Tebing Tinggi, saat ini menerapkan satu Desa atau satu Kelurahan harus ada lima orang Linmas yang bertanggung jawab atas keamanan.

Penerapan tersebut adalah salah satu upaya pemerintah untuk membantu mewujudkan keamanan di Empat Lawang yang sering di cap sebagai kabupaten rawan perampokan ataupun begal.

“Alhamdulillah, untuk Linmas Desa kita sudah terapkan sejak awal Januari 2019, baik di Desa maupun Kelurahan yang ada di Tebing Tinggi,” ungkap Camat Tebing Tinggi Suan Amri, pada saat dibincangi wartawan, Selasa (9/4).

Dengan diaktifkannya Limnas Desa tersebut  lanjut Suan Amri, itu sudah di nilai cukup efektif dan berdampak positif di bidang keamanan

“Dalam tiga bulan terakhir ini laporan-laporan perampokan atau pun begal untuk wilayah Tebing Tinggi sudah saat ini sudah menurun,” ujarnya.

Dijelaskan Suan Amri, persoalan kemanan merupakan kewajiban bersama dan bukan hanya tugas Linmas Semata, namun juga harus melibatkan Aparat seperti TNI dan POLRI.

“Selain menjadi tugas dan tanggung jawab Linmas untuk menjaga keamanan, kita juga ada Babinsa dan Babinkamtibmas jadi semua sektor harus bekerja kalau Empat Lawang ini mau aman, serta juga peran masyarakt untuk melaporkan kepada pihak berwajib apabila ada indikasi-indikasi tindak Pidana di wilayahnya masing-masing,” jelasnya.

Mengenai Gaji Linmas sambung Suan Amri  itu semua di kembalikan ke Desa ataupun Lurah tempatnya bertugas.

“Kalau Linmas Desa itu di gaji melalui Alokasi Dana Desa (ADD) tapi kalau Lurah kemungkinan itu menggunakan Dana Kelurahan,” tungkasnya (Tri).

Share

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *