Dihantam Kayu Besar Jembatan Gantung Desa Terusan Lama Ambruk

EMPAT LAWANG-Hujan deras yang mengguyur Kabupaten Empat Lawang sejak sore hari hingga menjelang subuh, membuat jembatan gantung di Desa Terusan Lama Rusak berat akibat luapan sungai Musi.

Akibat rusaknya jembatan gantung tersebut, membuat aktivitas warga Dua Desa untuk kekebun menjadi terganggu, sebab jembatan tersebut merupakan akses satu-satunya bagi warga Dua Desa untuk kekebun yang berada di seberang sungai Musi.

Kades Terusan Lama Hardiyanto mengatakan, kejadian ambruk atau rusaknya jembatan gantung tersebut tepat jam Setengah Lima Subuh.

“Sungai ini hampir nyentuh lantai, kalau hanya terjangan sungai saja paling lantainya yang rusak, ini hantaman kayu-kayu besar,” ungkap Hardiyanto.

Padahal dijelaskan Hardiyanto, merupakan akses satu-satunya bagi warga Dua Desa untuk kekebun diseberang sungai Musi.

“Yang menggunakan jembatan ini warga Desa Terusan Lama dan Desa Tersuan Baru, karena kebun mereka ada diseberang sana,” ucapnya.

Jembatan gantung yang 117 Meter dengan lebar 1,5 meter yang membentang diatas sungai musi tersebut, dibangun pada tahun 2014 yang lalu dan direhab pada tahun 2018.

“Waktu air besar kemarin lantainya ini sempat rusak setengah, nah paling baru 10 hari kita gotong royong memperbaikinya nah pagi tadi pas jam setengah lima subuh, roboh dihantam kayu-kayu besar itu,” ungkapnya.

Sementara Camat Tebing Tinggi Sormi Azhar menceritakan awal mual kejadiannya sekitar jam setengah lima subuh, dan jembatan tersebut merupakan akses satu-satunya warga Desa Terusan Lama untuk kekebun.

“Diseberang sana terdapat kebun warga, dan jembatan ini merupakan satu-satunya akses warga untuk kekebun,” ujarnya.

Bukan cuma warga Desa Terusan Lama lanjut Sormi, warga Desa Terusan Baru juga menggunakan jembatan gantung tersebut untuk kekebun.

“Warga Desa Terusan Lama dan warga Desa Terusan Baru menggunakan jembatan ini, dan kita sudah melaporkan kejadian ini ke Instansi terkait agar jembatan itu segera diperbaiki,” ucapnya (Red 2).

Share

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *