
EMPAT LAWANG-Defi Albusyairi terpilih sebagai Ketua Cabang Gerakan Pemuda (GP) Ansor Nahdatul Ulama (NU) Kabupaten periode 2020-2024.
Pembaiatan kepengurusan Ansor Cabang NU dilaksanakan di Pendopoan Rumah Dinas Bupati Empat Lawang. Yang sebelum dilakukan Pembaiatan para pengurus Ansor Empat Lawang dianjurkan untuk bersuci terlebih dahulu.
Ketua Cabang GP Ansor Empat Lawang Defi Albusyairi, meminta kepada seluruh anggota GP Ansor Empat Awang, agar bersama-sama mengembangkan Ansor di Empat Lawang.
“Saya minta kepada sahbat-sahabat, agar bersama-sama mengembangkan Ansor di Empat Lawang, yang katanya Ansor di Empat Lawang mati suri,”kata Defi saat menyampaikan sambutannya, Minggu (26/1/2020).
Dirinya lanjut Defi, juga meminta dukungan kepada para pengurus cabang Ansor Empat Lawang, untuk kemajuan Ansor Empat Lawang.
“Saya mengajak sahabat-sahabat sekalian bersama-sama aktif, memang kita diorganisasi kalau mau cari uang bukan tempatnya, kita lebih banyak berkorban tapi Insyaallah pengorbanan kita mendapat berkah dari Allah Aamiin,” ujarnya.
Wakil Ketua GP Ansor Sumatera Selatan Muhammad Erwinsyah menjelaskan, Ini sebgai langkah awal membangun Ansor di Empat Lawang, dan pengurus itu mengurusi bukan diurusi.
“saya harap yang diamanatkan sebagai ketua GP Ansor Empat Lawang, langsung mengkadarisasi langsung, dan mudah-mudahan Ansor hadir memberikan keberkahan bagi Empat Lawang. Kepada NU Empat Lawang Ansor ini anak kalian, kalau mereka nakal tolong dijewer, kalau msih membandel laporkan ke Sekjen Banser Provinsi,” jelasnya.
Ditempat yang sama Sekertaris NU Cabang Empat Lawang Sirojudin, mengaku kalau Ansor belum terbentuk di Empat Lawang, meskipun sudah ada pengurus Cabang.
“mudah-mudahan kita ikut serta dalam mewujudkan visi misi pak Bupti yaitu menjadikan Empat Lawang MADANI,” ungkapnya.
Menurut Sirojudin, pendidikan kader NU itu sangat penting, karena NU itu adalah organisasi terbesar di Indonesia dan sebgai pengawal NKRI.
“NU itu ada jauh sebelum Indonesia beridir, dan mari kita sama-sama membangun Kabupten Empat Lawang sehingga menjadikan Empat Lawang yang MADANI,” ucapnya.
Sementara itu Bupati Empat Lawang H Joncik Muhammad melalui Staf Khusus Bupati bidang Sosial dan Kegamaan KH Abdullah Makki mengatakan GP Ansor ini didirikan tanggal 23 April 1934 ini adalah badan otonom NU.
“GP Ansor juga mengelola Banser (Barisan Ansor Serba Guna) kita tahu peran dikemerdekaan Ansor dan Banser mengusir penjajah, dan pada tahun 1965, NU berbeda paham dengan PKI hingga bermusuhan, dan akhirnya PKI pun tumbang,” katanya.
Dirinya berharap, Ansor ini perlu adanya pelatihan, tapi terlebih dahulu dibangun kualitasnya setelah itu baru kuantitasnya. Dan keberadaan Ansor di Empat Lawang akan menjadikan Empat Lawang Madani.
“Pengurus itu jangan menjadi urusan tapi pengurus itu menjadi pengurus orang banyak. Kalau bisa disetiap Kecamtan ada Seketariat ada atau tidak ada orangnya pasang merek sehingga NU di Empat Lawang ini kembali menggema di Empat Lawang,” ujarnya (Red 2).





























Tinggalkan Balasan