Vaksinasi Perdana Di Kota Pagaralam Wali Kota Alpian Maskoni Yakinkan Masyarakat

PAGARALAM – Pemerintah kota Pagaralam melalui Dinas kesehatan melaksanakan vaksinasi Covid-19 tahap pertama, yang berpusat di Puskesmas Siderejo kota Pagaralam pada Hari ini Senin 01 januari 2021.

Walikota Pagaralam Alpian Maskoni menerangkan semoga dengan dilaksanakan vaksinasi ini, menjadikan langkah bersama dalam usaha menghentikan penularan covid 19 di kota Pagaralam.

Sementara kepala Dinas Kesehatan kota Pagaralam, Desi menerangkan, untuk vaksinasi tahap pertama ini akan di berlakukan sebanyak 1080 kepada para penerima vaksin yang ada di kota pagaralam

Selain itu launching Vaksinasi ini ditandai dengan penyuntikan vaksin yang di awali Walikota Pagar Alam Alpian Maskoni disusul sejumlah Forkompimda Kota Pagaralam, Provinsi Sumatra Selatan.

Sebelum menjalankan Vaksinasi tahap pertama Walikota Pagar Alam sempat menyampaikan terkait persiapan, Mendapatkan Vaksinasi tersebut.

Walikota Pagar Alam,mengaku dirinya sempat agak merasa takut untuk di Vaksin, hari ini merupakan hari yang paling manakutkan bagi saya,dengan canda sambil tersenyum karena saya sempat melakukan pengecekan tensi darah tiga kali sebelum pelaksanaan vaksinasi dilaksanakan.ujarnya

Akan tetapi untuk meyakinkan masyarakat bahwa Vaksin ini aman dan Halal dirinya membuang jauh rasa takut tersebut dan saya Sebagai Walikota Pagar Alam siap untuk di vaksinasi.

Karena jika kita melihat maka yang lebih berharga adalah Bapak Presiden Jokowi dan Bapak Gubernur Sumsel Herman Deru, Karena Mereka menjadi contoh bahwa vaksin ini sangat aman kemudian mereka sudah menjalani vaksinasi. jelasnya

Walikota berharap bahwa dengan saya sudah Divaksin dapat menjadi sebuah Contoh untuk masyarakat Kota Pagaralam bahwa vaksin ini sangat aman dan Halal.

Jadi Jangan takut untuk Divaksin Karena dengan vaksin saya yakin akan mengembalikan tatanan kehidupan menjadi normal kembali, Ungkapnya.(Tom)

Share

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *