Polres Empat Lawang Geruduk Perjudian Sabung Ayam , salah satunya Terdapat Oknum PNS

EMPAT LAWANG – Polres Resort Empat Lawang Berhasil Menggerebek Perjudian sabung ayam di Desa Jarakan Kecamatan Pendopo Kabupaten Empat Lawang Sumatra Selatan, Para penjudi kabur berhamburan meninggalkan motor dan ayam jago mereka, Selasa (31/08/2021) Saat Press Release

Polisi melakukan penangkapan setelah mendapat informasi dari masyarakat bahwa sering dilakukan perjudian sabung ayam di desa jarakan kec. Pendopo kab. Empat lawang tepatnya di belakang desa jarakan dan akibat adanya perjudian sabung ayam tersebut masyarakat jarakan dan sekitarnya menjadi resah

Penggerebekan judi Sabung ayam tersebut dipimpin langsung oleh Kapolres Empat Lawang dan di Backup oleh Brimob Bataliyon B Petanang Lubuk Linggau dan berhasil mengamankan pelaku judi sabung ayam, Penggerebekan itu terjadi pada Malam Minggu 29/08/2021 Sekira pukul 01.20 wib bersama BB (Barang Bukti) 2 Paket Dadu Kuncang, 2 buah Sangkek Ayam, 2 Buah bola lampu, 1 buah jam dinding, 3 ekor ayam hidup, 3 ekor ayam mati, 3 belah pisau taji ayam, 5 kotak kartu remi, 1 buah mesin Jackpot Dan Uang senilai Rp. 429,000 Ribu rupiah Adapun dua belas tersangka terduga pelaku yang terlibat judi sabung ayam ini salah satunya Oknum PNS yang berhasil diamankan Polisi

Kapolres Empat Lawang AKBP Patria Yuda Rahadian Melalui Kasat Reskrim AKP Wanda Dhira Bernand Menjelaskan Bahwa

“Dalam hal ini polres Empat Lawang yang di pimpin langsung oleh Kapolres Empat Lawang bersama dibackup Anggota Brimob Bataliyon B petanang Lubuk Linggau setelah dilakukan penggerebekan diamankanlah serta beberapa orang yang diduga melakukan tindak pidana perjudian setelah kita amankan kita bawa kepolres Empat Lawang untuk ditindak lanjuti “Jelas Kasat Reskrim Kepada Wartawan saat Press Release

Kapolres Empat Lawang juga menghimbau Kepada Seluruh Masyarakat Kabupaten Empat Lawang Agar Masyarakat menghindari penyalahgunaan Narkotika Jenis apapun, tidak melakukan perjudian, dan tidak membawa senjata tajam saat keluar rumah, tidak membeli kendaraan bodong (Tidak dilengkapi surat-surat), dalam berkendara selalu memakai helm, dan tidak mengadakan pesta malam, Agar terpeliharanya masyarakat yang Aman, Damai dan Agamis”Ungkapnya Melalui Kasat Reskrim . (Dik)

Share

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *