Modus sholat Dzuhur, Napi berhasil kabur panjat tembok belakang

EMPAT LAWANG  – Petugas Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II B Empat Lawang disebut melakukan kelalaian Sehingga salah satu Narapidana kasus narkotika berhasil kabur dari Lapas Kelas II B, melalui tembok belakang setinggi 6 meter dengan modus ingin sholat Dzuhur, Senin (03/01/2022)

Narapidana itu bernama Riansyah (28) Warga Lubuk Layang Kecamatan Pendopo Kabupaten Empat Lawang yang Kabur pada 1 januari 2022 sekira pukul 12.48 Wib

Riansyah divonis sembilan (9) tahun penjara, namun baru menjalani enam (6) bulan kurungan penjara saat ini Riansyah menunggu banding yang dilakukan JPU Kejari Empat Lawang, Pasalnya JPU menuntut Riansyah dengan tujuh (7) tahun, Sementara itu vonis hakim menjadi Sembilan (9) tahun penjara

Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II B Empat Lawang Ridwantoro mengatakan Tahanan atas nama Riansyah yang melarikan diri itu seusai minta izin untuk melaksanan sholat Dzuhur

“Tahanan itu minta izin shalat Dzuhur, Setelah sudah shalat dzuhur tahanan dihitung ternyata satu tahanan sudah tidak ada lagi,” Kata Ridwantoro saat ditemui dilapas kelas II B Empat Lawang

Lanjutnya, Saat ini pihak Lapas yang berkerja sama dengan Polres Empat Lawang masih terus mencari tahanan yang melarikan diri dan juga telah mendatangi rumah keluarga tahanan untuk kembali menyerahkan diri

Sementara itu Kepala Pengamanan Lembaga Permasyarakatan ( KPLP) Lapas Kelas II B Empat Lawang Hamid untuk saat ini kapasitas rungan tahanan over load

“Untuk kapasitas kita sendiri itu 93 sedangkan jumlah tahanan sebanyak 288 tahanan, jadi over load,”Jelasnya .(Diki)

Share

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *