
Anggota DPRD Muratara, Firsyah H Lakoni menjelaskan kepada awak media tentang kasus pengancaman terhadap dirinya. Sabtu (24/09/2022)
MURATARA – Hingga kini Kasus dugaan percobaan pembunuhan dan pengancaman terhadap anggota DPRD Muratara yakni, Firsyah H Lakoni sampat saat ini belum terungkap. Meski korban sudah melapor dan memberikan keterangan berdasarkan saksi – saksi. Politisi Partai Nasdem ini meminta
Saat ditemui awak media. Firsyah menyampaikan. Bahwa, ia meminta agar Polres Muratara segera bertindak tegas, transparan dan jangan di tutup- tutupi. Dan berharap agar segera menangkap pelaku.
“Di Polres saya bertemu dengan Kanit Pidum. Kanit Pidum menyuruh saya buat laporan sementara ke PPA. Laporan saya diterima langsung oleh Kanit PPA Winarno. Saya langsung diperiksa Winarno dan saya juga meminta kepada Kanit PPA untuk memeriksa 4 saksi, tapi jawaban Kanit PPA kalau untuk memeriksa 4 orang saksi, Winarno angkat tangan dan tidak sanggup. Lalu saya disuruh datang lagi tanggal 23 September 2022,” terangnya. Sabtu (24/09/2022)
Selain itu, Firsyah juga melanjutkan bahwa ia juga, dimintai untuk menghadirkan beberapa saksi lagi.
“Ada 4 saksi dimintai keterangan selama 4 jam. Lalu Kanit Pidum meminta kepada saya untuk menghadirkan 2 saksi lagi yang pernah lihat dan kenal siapa yang membawa mobil tersebut. Senin (26/9/2022), saya akan hadirkan saksi saksi lagi,” ujar Tokoh Masyarakat Muratara ini.
Dirasa hal tersebut dirasa kurang jelas. Firsyah pun, akan melanjutkan laporan tersebut ke Polda Sumsel langsung.
“Kalau sampai Selasa tidak ada tindak lanjut dari pihak Polres Muratara, maka saya akan melaporkan ke Polda masalah ini. Saya juga sudah berkoordinasi dengan pihak Polda, untuk mengungkap kasus ini,” tegasnya.
Dia berharap pihak Polres Muratara transparan dan bertindak tegas dengan persoalan ini. Pelapor Firsyah ingin secepatnya pelaku segera ditangkap dan diproses secara hukum karena menyangkut nyawa.
“Saya juga tidak mengerti apabila senjata pelaku itu meletus, mungkin saya sudah mati, tapi Alhamdulillah, Allah masih melindungi saya. Karena pelaku mau menembak saya jaraknya sekitar 1 meter. Senjata yang digunakan pelaku diduga jenis Colt otomatis sebab empat kali tidak meletus. Mobil yang dikendarai pelaku yakni jenis Toyota Cayla BG 1352 Q warna silver,” pungkasnya. (Im/Ag)















Tinggalkan Balasan