Reporter I Editor : Nanda
EMPAT LAWANG – Pemerintah Kabupaten Empat Lawang menyampaikan keprihatinan mendalam atas insiden peretasan situs resmi mereka oleh pihak tidak bertanggung jawab yang diduga berasal dari jaringan judi online.
“Kami memahami bahwa kejadian ini telah menimbulkan keresahan di masyarakat serta berdampak pada citra baik Pemerintah Kabupaten Empat Lawang,” ujar Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Empat Lawang, H. Azhari, pada Jumat (31/01/25).
Sebagai respons cepat terhadap serangan siber ini, Pemkab Empat Lawang telah mengambil sejumlah langkah strategis, antara lain:
1. Menutup sementara akses situs resmi guna mencegah dampak lebih lanjut dan mengamankan data yang ada.
2. Melakukan investigasi teknis dengan menggandeng pakar keamanan siber serta pihak berwenang untuk menelusuri sumber serangan dan memperbaiki celah keamanan.
3. Melaporkan insiden ini kepada aparat penegak hukum untuk menindaklanjuti pelaku peretasan sesuai ketentuan hukum yang berlaku.
4. Memulihkan sistem serta memperkuat keamanan digital agar kejadian serupa tidak terulang di masa mendatang.
“Kami memastikan bahwa tidak ada data sensitif milik masyarakat yang bocor akibat kejadian ini,” tegas Azhari.
Lebih lanjut, Pemkab Empat Lawang berkomitmen untuk meningkatkan keamanan sistem informasi serta memastikan layanan publik berbasis digital tetap aman dan dapat diakses dengan baik oleh masyarakat.
“Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh informasi yang belum terverifikasi,” tambahnya.
Untuk informasi resmi lebih lanjut terkait insiden ini, masyarakat dapat menghubungi Dinas Kominfo Kabupaten Empat Lawang melalui saluran komunikasi yang tersedia.
Pemerintah Kabupaten Empat Lawang menegaskan bahwa mereka tidak akan mentolerir segala bentuk kejahatan siber yang merugikan kepentingan publik.
“Kami akan terus berupaya memulihkan situs resmi secepatnya agar pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan optimal,” pungkasnya.

















Tinggalkan Balasan