Empat Lawang – Pedagang kaki lima (PKL) dan satuan polisi pamong praja (satpol PP) terlibat keributan saat penertiban di pasar pulo mas kabupaten Empat Lawang penertiban tersebut terdapat protes dari para pedagang ,Rabu (22/04/20).
Petugas satpol pp yang melakukan penertiban mendapat perlawanan dari pedagang yang berusaha mempertahankan lapak dan dagangannya , agar tidak di pindahkan .
Meski melakukan perlawanan para petugas satpol pp tetap bersikeras untuk memindahkan lapak dan dagangan nya ke Area dagang yang seharusnya.
Kasat Pol PP Suan Amri mengatakan penertiban pasar yang dilakukan untuk menyesuaikan konsep Penataan pasar yang sudah di sediakan tempat untuk berjualan .
“penertiban pasar ini untuk menertibkan para pedagang yang membuka lapak dagangannya yang tidak sesuai dengan tempat dan No undian nya tersebut agar pindah ke tempat yang seharusnya ” tegasnya
Sementara itu salah seorang pedagang yang berjualan Ikan , yang lapak dan dagangannya di tertibkan oleh petugas tak dapat menahan tangis ia mengungkapkan kios yang disediakan Becek dan bertempat terlalu belakang sekali sehingga dagangan mereka tidak laku .
“kalo kami jualan di belakang siapa yang mau beli jalan nya sangat jelek dan becek mana ada yang mau beli dagangan kami , kami selalu tidak laku berjualan disitu”ungkap Dewi seorang pedagang ikan di pasar pulo mas
Ditambahkan nya lagi ,keluhan kami para pedagang kaki lima (PKL) pasar pulo mas khususnya Lapak dagang Ikan untuk diperhatikan dan di benahi lagi oleh pemerintah setidaknya ada tempat yang layak dan tidak becek untuk kami berjualan .
















Tinggalkan Balasan