Irigasi Masih Seping Alam, Bisa Panen Enam Ton Gabah Kering Sawah

 

EMPAT LAWANG – Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) H Herman Deru, menghadiri langsung panen raya Padi, di Desa Muara Pinang Lama, Kecamatan Muara Pinang, Kabupaten Empat Lawang, Sabtu (26/7).

Hadir juga dalam panen raya tersebut, Bupati Empat Lawang H Joncik Muhammad, Wakil Bupati Empat Lawang Yulius Maulana, Ketua Tim Penggerak PKK Empat Lawang, Forkopimda Empat Lawang, Ketua DPRD Empat Lawang dan sejumlah masyarakat Kabupaten Empat Lawang.

Bupati Empat Lawang H Joncik Muhammad dalam sambutannya mengungkapkan kalau di Empat Lawang ini ada 13388 Hektar Sawah yang hasil panennya sebanayak 100.000 Ton.

Hasil panen tersebut sudah cukup untuk kebutuhan masyarakat Kabupaten Empat Lawang, bahkan bisa menjadi penyangga Daerah sekitar.

” Dan kami di Empat Lawang betul-betul bergantung dengan pak Gubernur, Insyaallah bersama pak Gubernur Sumsel, kita bisa mengentaskan kemiskinan di Empat Lawang ini,” kata Bupati Empat Lawang H Joncik Muhammad.

Sementara Gubernur Sumsel H Herman Deru mengaku kalau, dirinya tidak heran jika menghadiri panen raya diwilayah yang ada irigasinya dengan hasil panen Enam Ton. Tapi di Empat Lawang tanpa irigasi bisa panen enam Ton gabah sawah.

Untuk membangun suatu Daerah lanjut Gubernur, tidak usah yang muluk-muluk untuk memajukan Daerah, namun perhatikan saja Sumber Daya Alam (SDA) yang ada.

” Saya mendapat informasi ternyata di Kecamatan Muara Pinang ini ada kelebihan, meskipun irigasinya masih seping alam, tapi mereka bisa panen gabah kering panen diangka enam ton,” kata Gubernur Sumsel H Herman Deru.

Tentu dilanjutkannya, ini adalah berita baik, bahwa Empat Lawang sudah diatas rata-rata pada umumnya, pada posisi Kabupaten Empat Lawang ini.

” Nah tugas kita sebagai Pemerintah, saya Gubenrur, pak Bupati, pak Wakil Bupati dan semua jajaran, untuk menambah ini menjadi lebih banyak, melalui luas tanam atau meningkatkan produksinya. Makanya saya sampaikan pentingnya kedisiplinan Sumber Daya yang ada, agar bibit nya benar, pemumupukannya dengan cara benar, cara panennya yang benar sehingga mengurangi losis, maka cara pengolahannya benar,” pungkasnya (red2).

Share

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *