Omzet Hotel Turun, Pasca Pandemi Covid-19

 

Foto: Ken
Caption: Hotel Zulian transit yang nampak sepi dari pengunjung.

Empat Lawang- Pandemi covid 19 membuat hotel sepi pelanggan banyak orang membatasi kegiatan di hotel yang secara langsung berdampak pada pendapatan, tidak hanya itu biaya operasional hotel yang tinggi juga membuat manajemen hotel kewalahan dan merugi sepanjang tahun.

Khusus untuk usaha perhotelan di kabupaten Emat Lawang terkena imbas ataupun dampak selama pandemi Covid 19, dimana pemasukan pemerintah dari sektor pajak perhotelan berkurang.

Di sisi lain jumlah hotel di Tebing Tinggi, Empat Lawang memang masih belum banyak, hanya ada 4 buah yakni Hotel kito, Hotel Zulian, Hotel Cemerlang, dan Hotel Musi Raya.

Kepala Dinas Pariwisata kabupaten Empat Lawang, Mgs Ahmad Nawawi menjelaskan sejak pandemi terjadi ada penurunan drastis pemasukan pada usaha perhotelan, ia mengatakan berdasarkan pada laporan yang pihaknya terima rata-rata ada pengurangan pengunjung untuk setiap hotel yang ada di Tebing Tinggi.

“Turun drastis pada masa normal setiap harinya ada 7 hingga 8 kamar yang biasanya terisi, untuk sekarang satu saja kurang kadang tidak ada” Jelas Mgs Ahmad Nawawi.

Nawawi juga mengatakan selain jumlah hotel atau penginapan di kabupaten Empat Lawang masih sedikit, untuk pengelolaan umumnya masih masih dilakukan secara keluarga jadi tetap buka walaupun sepi.

“Memang ada kerugian operasional akan tetapi karena pengelolaan masih dilakukan secara kekeluargaan atau oleh kerabat dekat pemilik hotel, semua hotel atau penginapan masih tetap buka,”Katanya. (Ken)

Share

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *