Ganja Seberat 748 Asal Aceh Di Amankan Polres Empat Lawang

EMPAT LAWANG – Tim gabungan Satres Narkoba dan Satlantas Polres Empat Lawang, berhasil mengamankan 748 Kg ganja kering yang berasal dari Aceh. Kemarin Senin (28/9/2020) sekitar pukul 13.00 Wib.

Ganja kering yang sudah dipres tersebut berada di dalam mobil box Cold Diesel warna kuning bernopol B 9877 FCK yang sudah dimodifikasi. Mobil tersebut dicegat tim gabungan saat melintas di Jalan Lintas Tengah Sumatera (Jalintengsum), simpang Talang Gunung, Kecamatan Tebing Tinggi, Kabupaten Empat Lawang.

Sopir yang juga kurirnya, Deni Afrianto (37) warga Semarang, Jawa Tengah juga diamankan. Dan rencananya ganja tersebut akan transit ke Kota Bumi, Lampung lalu lanjut ke wilayah Jawa Barat.

Kapolres Empat Lawang, AKBP Wahyu Sik menjelaskan pelaku cukup cerdik mengemas ganja tersebut. Sebab mobil box dimodifikasi, dibuat tempat khusus sehingga dari luar tidak terlihat ada sekat.

Di dalam truk tersebut, juga diisi jahe, kunyit, jeruk lemon, gabah dan bubuk kopi untuk mengelabui petugas pemeriksaan di jalan maupun di pelabuhan nanti.

” Kami sebelumnya mendapat informasi akan ada truk yang membawa narkoba. Lalu Satres Narkoba dan Satlantas melakukan pencegatan di TKP. Petugas memeriksa semua isi truk, sebagian rempah-rempah dikeluarkan dan ternyata di dalam ada sekat yang dilas,” jelas Kapolres.

Ketika dibongkar las tersebut ternyata ganja-ganja itu sudah dipacking rapi di dalam truk. Dan selanjutnya truk beserta isinya dan sopirnya tersebut diamankan di Mapolres Empat Lawang.

” Setelah kami hitung bersama total ganja 748 kilogram. 1 bungkus itu beratnya 1 kilo. Perkara ini akan kita kembangkan. Menurut pengakuan pelaku baru sekali bawa ini dan dia tidak tahu jika membawa ganja. Setahu dia hanya rempah-rempah saja,” katanya.

Dijelaskan Kapolres, pelaku mengaku hanya sopir dan sendirian menuju tujuan, dia disuruh oleh pak Haji Cuk. Pelaku dibayar Rp8 juta. Ganja ini sudah lintas provinsi karena barang dari Aceh tujuan Lampung.

Sementara tersangka Deni Afrianto (37) mengaku diupah Rp8 juta. Barang dari Aceh tujuan Kota Bumi, Lampung. Jika sudah sampai nanti telpon pak Haji lagi untuk arahan selanjutnya sampai ke Jawa Barat.

Pria yang bekerja di leasing sebagai debt collector ini mengaku tidak tahu jika yang dibawanya ada ganja. Ia hanya diberi tahu jika isi truk berupa kunyit, jahe dan lemon (red2)

Share

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *