Pengurus Atlit Paralayang Kota Pagaralam Butuh Bantuan Sarana Prasana Dari Pemerintah

PAGARALAM – Kota Pagaralam Memiliki banyak  Destinasi wisata terbaik Di Sumatera Selatan , salah satunya di puncak bukit tugu rimau ada di bawah kaki Gunung Dempo dan Keindahannya serta ketinggian yang sangat menarik untuk wisata bermain paralayang yang terletak di pegunungan Gunung Dempo Kamis 08/07/2021/. Kelurahan Dempo Makmur Kota Pagaralam Sumsel.

untuk di Indonesia hanya ada dua lokasi yang lokasi take off point berada di ketinggian 1.900 meter di atas permukaan laut (mdpl) salah satunya di Tugu Rimau, Gunung Dempo. Sementara, lokasi landing sudah berada di kawasan objek wisata Tangga 2001 yang berdampingan langsung dengan Villa dan Hotel Gunung Gare.

Selain akan dijadikan lokasi pelatihan para atlit Paralayang, hal tersebut juga bertujuan untuk memajukan pariwisata alam Pagaralam yang cukup indah. Karena saat ini potensi alam yang dijadikan objek wisata hanya sebatas potensi air saja.

Danil Ketua Atlit Paralayang Kota Pagaralam mengatakan ketika di konfirmasi di lapangan Lending Gunung Gare meminta kepada pemerintah kota Pagaralam untuk memperhatikan Atlit paralayang yang ada di Kota Pagaralam

“minta tolong di bantu Anggaran untuk pelatihan Atlit karena sangat di sayangkan kalau Atlit Paralayang di kota pagaralam dibiarkan pakum harapan nya pemerintah kota Pagaralam memperhatikan dan membantu anggaran Atlit paralayang di kota Pagaralam. ,sedangkan untuk alat paralayang bulan kemarin sudah di bantu oleh Gubernur Sumsel “,ungkap nya.

Ditambahkan Danil sementara untuk Atlit ada 8 Atlit yang siap kita kirim untuk pelatihan paralayang untuk menghadapi Porprov pada tahun 2023 mendatang yang akan di ukuti oleh 6 Kabupaten dan Kota yang ada di Sumatra selatan

Disisi lain Afif abi akbar salah satu atlet kota kab.lahat  penggiat Atlit para layang mengatakan ke Media Seputarempatlawang.com berharap Atlit di kota pagaralam di perhatikan oleh pemerintah kota Pagaralam karena sangat disayangkan, karena letak nya sangat strategis dan di tahun 2004 dulu pernah di pakai kegiatan Pekan Olaraga Nasional (PON) jadi jangan sampai tempat take off dan lending nya di biarkan dan di abaikan saja ungkap nya.

Harapan nya pemerintah Kota Pagaralam akan memperhatikan Atlit Paralayang dan menganggarkan apa yang di butuhkan Atlit Paralayang Kota Pagaralam. (Tom)

Share

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *