Miris,Karena Keterbatasan Biaya Romli mesti Kehilangan Seluruh Jarinya

TEBING TINGGI,SEL – Romli (51), warga RT 04 RW 07 Kelurahan Pasar, Kecamatan Tebing Tinggi sudah puluhan tahun mengidap penyakit yang didiagnosa mengidap penyakit kusta.

Akibat penyakit yang ia derita, pria yang saat ini masih membujang terpaksa tidak bisa beraktivitas layaknya orang normal, karena seluruh jari kedua tangan dan kakinya sudah habis digerogoti oleh penyakit tersebut.

menurutnya penyakit ini telah lama ia derita,dimana dulu perna beberapa kali berobat ke Puskesmas namun tidak kunjung sembuh sementara untuk berobat secara serius ia terkendala tak memiliki cukup uang.

Saat dijumpai dikediamannya ia didampingi oleh salahsatu kerabatnya, Sahlim (42) yang rumahnya berada tidak jauh dari kediaman pak Romli.

Menurut Sahlim,selama ini ia bersama warga sekitar kerab membantu kebutuhan sehari – hari bapak Romli.

“untuk kebutuhan beliau sehari – hari seperti kebutuhan makan,saya bersama tetangga kadang memberikan bantuan namun itu dengan segala keterbatasan yang kami punya”ungkapnya.

Sementara itu pak Romli menuturkan, sejak mengidap penyakit ini pada 20 tahun silam dirinya tidak bisa bekerja untuk memenuhi kebutuhannya sehari-hari meskipun hanya untuk sesuap nasi.

“Makan saya selama ini dikasih keluarga kadang dikasih tetangga sebab semenjak saya menderita penyakit ini hingga saat ini saya tidak mampu berbuat apa pun selain mengharap belas kasih dari tetangga dan keluarga apa lagi kondisi saya belum memiliki istri dan tinggal sendirian dirumah” tuturnya sedih.

Menurutnya faktor ekonomilah yang membuat ia akhirnya tidak lagi memiliki kedua puluh jari tangan dan kaki ini,sebab selama ini untuk berobat ia tidak memiliki cukup uang.

“Awalnya hanya berupa kudis namun lama kelamaan jari-jari saya habis seperti ini. Ya, kalau berobat hanya sebatas puskesmas, karena meski dianjurkan berobat ke rumah sakit di Palembang, tidak ada biaya, karena kalau di Puskesmas berobatnya gratis,” katanya sembari menunjukan tangannya yang sudah tak ada satupun jari lagi.

Ia berharap pemerintah dapat memberikan perhatian dengan kondisinya saat ini, setidaknya untuk pengobatan agar penyakitnya dapat sembuh secara total.

Ketua RW 07, Tarsusi didampingi Ketua RT 04, Suharto Gunadi mengatakan, semasa mereka menjabat dalam beberapa bulan ini, Romli telah mereka upayakan mendapatkan bantuan pemerintah salahsatunya sudah  menerima menerima bantuan Rastra. Tapi, masalah pengobatannya, tidak bisa sepenuhnya dibantu, karena butuh biaya banyak, karena itu diharapkan ada perhatian dari pemerintah.

“Kasihan dengan kondisinya, kami turut prihatin dengan kondisi pak Romli namun alhamdulillah kami telah membantu beliau diantaranya telah mendapat bantuan Rasta  namun  untuk pengobatannya kami berharap pemerintah kabupaten dapat membantunya” ujarnya berharap.

Asisten 1 Setda Empat Lawang, Rahmat Riandy ketika ditanya mengenai hal ini mengatakan,pihaknya belum mendapat laporan adanya warga yang menderita penyakit yang diduga mengidap penyakit kusta ini ,karena itu ia akan segera memerintahkan instansi terkait dan Camat untuk mengecek ke lokasi.

“Kita baru tahu inilah, ya kita akan perintahkan instansi terkait dan camat untuk mengecek kondisinya. Kalau memang perlu pengobatan, nanti pemerintah akan bantu pengobatannya,” pungkasnya. (01)

Share

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *