Satu Bulan Ini Warga Lubuk Gelanggang Mesti Gunakan Rakit Sebagai Alat Transportasi

EMPAT LAWANG РWarga Desa Lubuk Gelanggang Kecamatan Tebing Tinggi, Kabupaten Empat Lawang, harus menggunakan rakit bambu untuk menyeberang sungai Musi dari dan menuju Desa mereka.

Karena jembatan gantung yang menjadi satu-satunya akses bagi warga tersebut.,saat ini sedang dalam proses rehab berat.

” Jembatan gantung Desa kami sedang proses rehab berat, lantainya kini sudah dilepas. Kalau ada warga yang hendak menyeberang, ya menumpang rakit, termasuk anak sekolah,” ungkap Dedi, salah seorang warga setempat kepada wartawan kemarin.

Dijelaskannya, warga sangat mendukung dilakukannya perbaikan jembatan gantung teraebut, karena memang sudah tua dan sejak dibangun puluhan tahun lalu, jembatan itu tidak pernah diperbaiki secarah menyeluruh.

” Infonya, rehab berat jembatan itu melalui Dana Desa. Mudah-mudahan setelah direhab, jembatan gantung itu semakin aman dilalui,” jelasnya.

Sementara itu, salah seorang petugas pengendali rakit yang ditunjuk, Sipil Mulyadi mengatakan, sejak Rabu (3/10) minggu yang lalu, dirinya bersama dua orang rekannya yang lain ditunjuk Pemerintah Desa (Pemdes) setempat untuk mengendalikan rakit, sebagai alat transportasi menyeberangkan bagi warga.

” Warga yang kita seberangkan ini tidak dipungut biaya alias gratis,” katanya.

Dirinya mengaku untuk mengendalikan rakit menyeberangi aliran sungai Musi ini, dia lebih mengutamakan anak-anak pelajar dan para kaum perempuan mengatar mereka ke seberang sungai.

” Kalau kaum pria dewasa, mereka bisa bawa sendiri rakit ini untuk menyeberangi sungai,” ujarnya.

Ada kurang lebih 300 kepala keluarga sambung dia, warga yang tinggal di seberang sungai Musi. Dan sejak puluhan tahun yang lalu, warga hanya mengadalkan jebatan gantung satu-satunya yang direhab tersebut untuk menyeberang.

” Kalau target pengerjaan, kita targetkan proses pengerjaannya ini satu bulan selesai,” cetusnya.

Dia juga menambahkan rencananya lantai jembatan gantung yang akan direhab tersebut, akan diganti plat baja agar lebih kuat lagi.

” embatan gantung di Desa kami ini, belum pernah direhab. Saya sudah tinggal di Desa ini sejak 25 tahun silam, setahu saya kalau direhab seperti ini baru kali ini dilakukan. Kalau rehab ringan sudah sering,” pungkasnya.

Liputan : Sumantri

Share

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *