EMPAT LAWANG – Akibat hujan yang tak kunjung reda dari siang hingga sore hari mengakibatkan banjir di sejumlah wilayah di kecamatan Pasemah air Keruh (Paiker) Kabupaten Empat Lawang.
Luapan air Musi mengakibatkan beberapa di wilayah terjadi banjir yang mengakibatkan kerusakan di daerah Pama salak Desa Air Mayan mengakibatkan ruas jalan rusak dan tidak bisa di lalui kendaraan, baik roda dua maupun roda empat.
Nopran Subhi Camat Pasemah Air Keruh bersama kepala desa air Mayan memantau perkembangan luapnnya air di Desa Air Mayan diperkirakan berasal dari bukit yang mengakibatkan banjir bandang.
“Banjir juga membanjiri di wilayah desa Padang Gelai baik jalan maupun bangunan termasuk restoran yang di bangun oleh kepala desa pagar jati tak luput dari terjangan luapan sungai air keruh, yang lebih tergis luapan sungai air keruh juga merobohkan jembatan yang menghubungkan dua desa yakni Desa Bandar Agung dan Desa Bandu Agung, Jelasnya
Menurut Firman salah seorang yang bekerja di kantor camat Pasemah Air Keruh pada pukul 16:00 dirinya masih sempat melintasi jembatan tersebut, namun posisi jembatan saat itu Masi bisa di lintasi belum roboh, menjelang magrif jembatan itu mulai roboh di terjang banjir sehingga tidak bisa di lalui lagi.
“Masyarakat yang mau keluar masuk desa Lawang agung harus melalui jalan alternatif baik lewat Jugung Plangas maupun air Blondo, “jelasnya
Masyarakat sekitar pun berharap pihak yang terkait segera turun kelapangan untuk mengatasi masalah banjir sehingga masyarakat dapat beraktivitas kembali secara normal. (RED)















Tinggalkan Balasan