EMPAT LAWANG – Respon Cepat Rasa Kepedulian dan kemanusiaan muncul dari seorang Kapolres Empat Lawang (AKBP WAHYU S.I.K) ketika mendengar kabar dari media sosial ,Bahwa ada seorang ibu yang berusia 55 tahun harus terbaring lemah ,lantaran akibat menderita kanker payudara yang sudah 3 tahun lamanya
Sontak saja, Hati kecil Kapolres Empat Lawang langsung mendorong untuk berbuat sesuatu demi melihat rakyatnya sejahtera, Sabtu 24/04/2021 Sekira pukul 19.00 Wib.
Beberapa personil Polsek Lintang Kanan sengaja mendatangi kediaman ibu Elmi yang menderita kanker payudara ini setelah melihat dari kabar Media sosial
Kapolres Empat Lawang Melalui Polsek Lintang Kanan Mengunjugi kediaman Ibu Elmi (55) Penderita kanker payudara di desa umo jati Kecamatan Lintang Kanan Kabupaten Empat Lawang
Tidak sampai 24 jam Kapolres Empat Lawang (AKBP WAHYU S.I.K) Melalui Polsek Lintang kanan Memberikan respon cepat dan Langsung memantau keadaan Elmi (55) warga desa umo jati Kecamatan Lintang Kanan, Kab Empat Lawang yang mengidam penyakit kanker payudara yang di deritanya selama 3 tahun
Diketahui Kapolres Empat Lawang mendengar kabar tersebut bahwa ada warga di salah satu desa umo jati Kec Lintang Kanan Kab Empat Lawang langsung menerjunkan Personil Polsek Lintang Kanan untuk melihat langsung keadaan Elmi
Orang nomor satu di jajaran Polres Empat Lawang Melalui Polsek Lintang Kanan Datang dan memberikan bantuan berupa sembako dan lain lain kepada ibu satu anak ini itupun usai mendapatkan informasi dari media sosial
Dari hasil keterangan Dari mori tetangga Elmi bahwa kondisi Elmi yang masih sering bekerja sebagai buruh tanu, dimana elmi dibayar setelag bekerja di ladang atau kebun milik orang lain
“Sebelum sakit seperti saat ini beliau masih sering arian (Pekerja penerima upah pertaniaan), dimana hasilnya bekiau daoat memenuhi kebutuhan sehari hari”Jelas Mori.
diketahui Elmi dirinya sudah 3 tahun ini mengalami penyakit kanker payudara akan tetapi dalam kurang waktu 6 bulan ini dirinya sudah mulai tidak bisa beraktivitas lantaran sakit yang diderita nya mulai Perlahan sakit
“Sejak 3 tahun lalu saya sudah merasakan penyakit ini, namun 6 bulan terakhir ini mulai membengkak, rasanya sakit tidak tertahankan lagi, makan dan minum sudah tidak nafsu lagi” Ungkap Elmi Sambil Berlinang air mata
Saat ini Elmi hidup bersama Sera (18) anak perempuan semata wayangnya dimana Sera juga mengalami putus sekolah karena harus merawat ibunya. Tidak hanya itu Elma dan Sera juga sudah 17 tahun hidup berdua lantaran suami Elmi atau Ayah Sera telah tiada sejak Sera masih berumur satu setengah tahun.
“Setelah selesai SMP saya memilih tidak melanjutkan sekolah karena harus urus Ibu, selain itu terkendala biaya karena Ibu tidak bisa bekerja lagi” Tutur Sera.(Dik)














Tinggalkan Balasan